Penasehat Hukum Korban Klinik Alifa Minta DPRD Bentuk Pansus 

Sabtu, 9 Desember 2023 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Murjani, SE., MM selaku sekretaris komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya sekaligus pimpinan sidang menanggapi hasil audiens terkait kasus dugaan bayi meninggal di Klinik Alifa.

“Ya, tadi kan sudah awalnya kita mau tunda, karena ada beberapa pihak yang gak bisa hadir, permintaan dari Pak Taufik (penasehat hukum orang tua bayi meninggal, red), kan harus adanya Dinas Kesehatan yaitu harus pak Kadis,” Kay Murjani, Jumat (08/12/2023).

Selain itu lanjutnya, dari majelis Ad Hoc, pihak DPRD Kota Tasikmalaya belum tahu hasilnya seperti apa? Sehingga, penasehat hukum bayi meninggal minta dewan untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lantaran itu, Murjani menyebut, rencananya agenda dilanjutkan hari Rabu mendatang.

“Nanti kita pelajari untuk membuat Pansus, harus ada aturan aturannya dan nanti kita akan komunikasikan dengan stakeholder terkait,” terang Murjani.

Dirinya meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan dan Tim Ad Hoc kedepannya harus ada informasi dulu jika tidak bisa hadir agar pihak DPRD sendiri bisa mengkomunikasikan ke pihak korban.

“Tadi kan Pak Kadis mewakilkan terkait dengan kepentingan dia seperti apa, saya juga belum tau seberapa Urgent-nya sehingga harus mewakilkan,” terangnya.

Sementara itu, terkait dengan Majelis Ad Hoc tadi ada miskomunikasi, kalau DPRD sudah bersurat dan ada tanda terimanya yang dikirimkan ke Dinas kesehatan, sehingga pihak dinas yang harus berkomunikasi dengan majelis Ad Hoc.

“Kedepannya harusnya bisa menginformasikan terlebih dahulu terkait nanti mau diwakili dan sebagainya, sehingga nanti kita bisa melakukan komunikasi,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Suslia

Berita Terkait

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’
Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam
Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg
BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan
Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi
Gelar Aksi TasikUsik, KH Aminudin Bustomi Suarakan 5 Tuntutan Terkait Insiden Ponpes Sukoharjo
Aksi Bela Ponpes Hamalatul Qur’an Putri, Jangan Biarkan Marwah Pesantren Diinjak Atas Nama Penegakan Hukum 
Luruskan Isu Akses Jalan, Ini Klarifikasi Komite SMAN 11 Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:43 WIB

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’

Jumat, 6 November 2026 - 17:48 WIB

Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg

Jumat, 6 November 2026 - 16:26 WIB

BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan

Jumat, 6 November 2026 - 16:20 WIB

Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi

Berita Terbaru