Garut, MNP – Dalam rangka memperingati hari jadi Santri dan Maulid Nabi Muhamad SAW, belum lama ini Pemerintah Garut menyelenggarakan Festival Qasidah yang di salah satu pesantren, yang berlokasi di KP Lawangbiru kecamatan Sucinaraja Garut.
Dari 15 peserta yang mewakili masing masing kecamatan, tampil di urutan ke empat grup Qasidah Albarokah yang mewakili kecamatan Garut Kota sungguh membius para penonton.
Bahkan para juri pun ikut joged ke atas pentas, meski grup ini dihuni oleh para orang tua, tapi enerjiknya tidak kalah dari kaum muda. Grup yang berasal dari Kelurahan Cumuncang ini membawakan 2 buah lagu wajib.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jajang Kusnadi, salah seorang personil dari grup Qosidah ini mengaku bangga mendapat gelar sebagai juara kedua, meski usia rata rata personil grup sudah lanjut usia, namun tidak mengurangi semangat untuk berprestasi.
“Bukan gelar ataupun hadiah yang kami kejar, tapi budaya seni yang berbau islami itu yang harus kita pertahankan , demi tujuan itu kami terus mempertahankan seni yang berbau islami,” ungkap Jajang.
Dia menyebut, demi kekompakan grup , pihaknya selalu mengadakan silaturahmi sekaligus latihan setiap malam Jumat sambil tawasulan.
“Alhamdulilah, hasil dari latihan rutin ini membawa hasil cukup manis, rasa syukur dengan hasil ini menjadi pendorong untuk latihan lebih giat lagi,” ujarnya.
Sementara itu, menurut Asep salah seorang penonton ketika melihat penampilan Qosidah Albarokah sudah memprediksi grup ini akan mendapatkan gelar juara.
“Itu terlihat jelas dari penampilannya, elain kompak, enerjik santun juga punya ciri khas tersendiri,” tandas Asep.
![]()
Penulis : Yana
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan