Penyuluh Pertanian DKPP Pakpak Bharat Rutin Dampingi Pokdakan Generasi Bosan Pogos

Selasa, 24 Oktober 2023 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Pemkab Pakpak Bharat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menyerahkan 5.000 ekor benih ikan lele kepada Kelompok Pembudidaya Ikan di Desa Kuta Dame, Kecamatan Kerajaan.

Diketahui, kelompok yang bernama Generasi Bosan Pogos ini merupakan Kelompok Pembudidayaan Ikan (Pokdakan) binaan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat.

Ketua Kelompok Generasi Bosan Pogos, Sahwi Limbong menjelaskan, survival rate atau tingkat tahan hidup bibit ikan lele sangat tinggi mencapai 95%.

“Jumlah kematian bibit ikan lele sejak diterima hanya sekitar 200 ekor, saat ini sudah tidak ada lagi yang mati. Dulu pas baru-baru datang, adalah memang yang mati, sekitar 200 itu saja,” jelas dia, Selasa (24/10/2023).

Sementara itu, Esron Tampubolon, Penyuluh Perikanan yang rutin mendampingi kelompok ini mengatakan, pemeliharaan dan perawatan ikan lele pada Kelompok ini terus mendapat pendampingan dari Penyuluh Perikanan dan DKPP kabupaten Pakpak Bharat.

“Hari ini kita mau melakukan penyortiran bibit ikan lele, karena kita lihat ukuran ikannya sudah tidak lagi seragam, jadi perlu dipisahkan sesuai ukuran, jelas Esron Tampubolon.

Dirinya menyebut, penyortiran ikan dilakukan bertujuan untuk penyeragaman ukuran dan mencegah kanibalisme antar sesama ikan.

“Juga sebagai dasar evaluasi untuk menghitung jumlah kebutuhan pakan ikan berikutnya. Proses penyortiran ikan dilakukan minimal 1 kali dalam 1 bulan,” terang Esron.

Ditempat sama, Plt. Kepala DKPP Kabupaten Pakpak Bharat, Adei Johan Banurea, SP, MP, berharap bantuan bibit ikan dan pakan dapat berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat pembudidaya ikan dan menjadi stimulus untuk meningkatkan usaha perikanan di Kabupaten Pakpak Bharat.

Adei Johan menerangkan, program ini juga didedikasikan bagi upaya percepatan penanganan stunting di Kabupaten Pakpak Bharat yang menjadi salah satu perioritas utama Pemerintah saat ini.

“Kita berharap dengan ketersediaan ikan air tawar yang cukup dapat membantu ketersediaan protein keluarga,” tandas Adei Johan.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Misteri Mega Proyek IPLT Rp9,8 M di Barito Timur: Papan Informasi Tunjuk Dusun Timur, Fisik Dibangun di Dayu
Program “Kamis Manis” Polres Jeneponto, Ketua Bhayangkari Cabang dan Pengurus Turun Layani Warga
Kapolda Kalteng Berduka, 1 Personel Gugur dan 2 Hilang Saat Operasi Narkoba
Sertijab Kodim 0611/Garut, Letkol Inf Fahrisal Efendi Sinaga Resmi Jabat Dandim Baru
Jalan di Tempat! DPRD Enrekang Kecewa Berat, Ancang-Ancang Bawa Kasus HGU PT Maroangin ke Kementerian
Gegar Lapangan Batulappa! Tim Voli Putra UNIMEN Gagal Juara Tapi Menangkan Hati Penonton ARBAT Cup I
173.713 Jiwa Demokrasi! KPU Enrekang Kunci Data Pemilih Triwulan II 2026, Jaga Akurasi Jelang Pesta Rakyat
Bukan Staf yang Kami Butuhkan! Wakil Ketua DPRD Idris Sadik Sentil BPN Enrekang Soal Mandeknya Kasus Ahli Waris HGU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Misteri Mega Proyek IPLT Rp9,8 M di Barito Timur: Papan Informasi Tunjuk Dusun Timur, Fisik Dibangun di Dayu

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:56 WIB

Program “Kamis Manis” Polres Jeneponto, Ketua Bhayangkari Cabang dan Pengurus Turun Layani Warga

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:17 WIB

Kapolda Kalteng Berduka, 1 Personel Gugur dan 2 Hilang Saat Operasi Narkoba

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:39 WIB

Sertijab Kodim 0611/Garut, Letkol Inf Fahrisal Efendi Sinaga Resmi Jabat Dandim Baru

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:30 WIB

Jalan di Tempat! DPRD Enrekang Kecewa Berat, Ancang-Ancang Bawa Kasus HGU PT Maroangin ke Kementerian

Berita Terbaru