Garut, MNP – Pendidikan merupakan elemen penting dalam memajukan suatu bangsa, namun dalam menentukan kualitasnya, semua harus ditunjang pula sarana prasarana yang memadai.
Tapi tidak dengan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Pamalayang kecamatan Cikelet Kabupaten Garut yang sebagian ruang kelasnya sudah tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).
Pasalnya, dengan kondisi yang cukup riskan tersebut akan tidak menciptakan rasa nyaman dan menganggu konsentrasi guru dan siswa di ruang kelas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mirisnya lagi, dari sekolah ini tidak mempunyai ruang guru (kantor) dan sementara nebeng di ruang kelas. Keadaan seperti ini sudah berlangsung cukup lama
Menurut Kepala SDN 1 Pamalayang, Engkom Komariah S.Pdi membernarkan jika selama ini kondisi beberapa ruang kelas rusak parah, sehingga mengakibatkan kekhawatiran di pihak sekolah.
“Apalagi sebentar lagi akan masuk musim penghujan coba lihat, atap sudah pada bocor, kaca sudah pada pecah, kelas dan ruang guru bersatu,” ungkap Engkom kepada wartawan, Selasa (26/09/2023).
Menurutnya, kondisi ini sudah mengurangi konsentrasi kegiatan belajar mengajar. Meski pihak SDN 1 Pamalayang sudah beberapa kali mengajukan permohonan bantuan perbaikan, namun belum juga ada bantuan.
“Kami masih menunggu uluran tangan dari pihak terkait, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Garut,” ungkap Engkom.
Sebagai informasi SDN 1 Pamalayang yang berlokasi di kecamatan Cikelet Garut ini dihuni oleh 117 siswa.
Salah seorang staff pengajar yang enggan disebutkan namanya menyebut, selain mengalami kerusakan di beberapa ruang kelas sekolah, saat ini juga SDN 1 Pamalayang masih kekurangan satu ruang belajar dan satu ruang guru.
“Sekali lagi kami harap secepatnya ada bantuan, agar kegiatan belajar mengajar bisa berjalan,” tandasnya.
![]()
Penulis : Yana
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan