Jeneponto, MNP – Bupati Jeneponto H.Iksan Iskandar memimpin rapat koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di ruang rapat Bupati Jeneponto, Senin (25/09/2023).
Sejumlah Agenda penting yang menjadi menu bahasan pada rapat terbatas antara lain Pengendalian Inflasi, Kemiskinan Ekstrim, serta Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Terjadinya Bencana kekeringan.
Dalam rapat, Bupati Iksan Iskandar memberikan apresiasi kepada semua pihak dinilai telah bersama-sama menunjukkan kinerjanya dengan baik, kompak dan serius.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sehingga capaian-capaian dalam hal upaya pertumbuhan ekonomi serta program-program pengendalian inflasinya berjalan dengan baik,” ucap Iksan Iskandar.
Menurutnya, kolektifitas, kolaborasi dan semangat gotong-royong Forkopimda harus berdasarkan tugas dan kewenangan masing-masing juga berjalan dengan baik.
“Semua yang telah kita capai merupakan hasil kerja keras kita bersama, baik TNI, Polri dan Kejari,” kata dia.
Iksan Iskandar menerangkan apa-apa yang telah dibahas dalam rapat singkat ini, akan ditindaklanjuti dengan rapat teknis nantinya.
“Kita harus tingkatkan apa-apa yang sudah kita jalankan dengan baik dan kita inventarisir hal-hal yang kita nilai jalannya masih tergolong lambat,” ujar Iksan.
Dalam kesempatan ini, Iksan juga memberikan atensi atas persiapan pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pilpres yang akan segera berlangsung pada 2024 mendatang disusul Pemilihan Kepala Desa yang akan di helat sejumlah desa di Jeneponto.
Iksan Iskandar menyebut, persiapan Pemilu Legislatif, Pilpres dan Pilkades juga menjadi perhatian penting bersama. Karena itu, kondusifitas keamanan dan ketentraman harus tercipta dan terjaga di Jeneponto.
“Saya juga menekankan agar faktor kunci yang menjadi penyebab inflasi di Jeneponto bisa tetap dikontrol. Seperti ketersedian beras, cabai, telur dan sebagainya,” pinta Iksan Iskandar.
Dalam kesempatan ini, Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Jeneponto Amiruddin Abbas menjelaskan tentang Inflasi dan peran TPID dalam memantau Inflasi dan pergerakan harga bahan pokok di pasar dan memastikan harga tetap terkendali serta stok tersedia.
Seluruh peserta Rakor mendengarkan laporan Kepala Bappeda Alfian Affandi Syam terkait penanganan kemiskinan ekstrim.
Dimana data yang diberikan oleh Menko PMK sebanyak 13.120 kepala keluarga telah di verifikasi dan di validasi di 11 wilayah kecamatan, mengalami penurunan yang signifikan sebanyak 1.215 kepala keluarga.
Adapun dalam upaya penekanan stunting, Jeneponto juga telah melakukan program strategis, Hal ini seperti yang disampaikan oleh kepala Dinas Kesehatan Susanty A. Mansyur.
Terakhir, terkait perkembangan kasus bencana di kekeringan berdasarkan laporan Kepala BPBD Jenponto A. Patoppoi, dari assessment atau kaji cepat di temukan beberapa desa yang tersebar di 4 kecamatan mengalami potensi kekeringan dan kekurangan air.
Sehingga dalam waktu dekat pemerintah daerah akan membentuk satuan tugas (satgas) untuk membantu masyarakat akan ketersediaan air bersih.
Diakahir acara Kadis Ketahanan Pangan Jeneponto Hartawan GS menyerahkan piagam penghargaan kepada Bupati Jeneponto H. Iksan Iskandar sebagai juara III terbaik tingkat Nasional kategori gelar pangan murah Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Award 2023 Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Penghargaan tersebut dilaksanakan oleh Badan Pangan Nasional (BPN) yang diterima pada beberapa hari sebelumnya di acara SPHP Award berlangsung di Hotel Intercontinental JI. Raya Uluwatu No.45, Jimbaran, Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada Jumat, 15 September 2023.
![]()
Penulis : Mahmud Sewang
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan