Viral, Adu Mulut Kadis LH di Acara WCD Situ Gede Kota Tasikmalaya 

Senin, 25 September 2023 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Peringatan World Cleanup Day (WCD) tingkat kota Tasikmalaya diwarnai cek-cok adu mulut antara Dinas Lingkungan Kota Tasikmalaya dengan aktivis, Senin (25/09/2023).

Sontak saja, aksi keributan yang memalukan tersebut menjadi sorotan publik, karena dinilai merusak suasana usai kegiatan aksi pungut sampah di kawasan Situ Gede Kota Tasikmalaya.

Apalagi, dalam undangan kegiatan tersebut dihadiri Forkopimda Kota Tasikmalaya dan unsur lainnya dari berbagai latar belakang.

Usut punya usut, perseteruan berujung adu mulut tersebut akibat pesan WhatsApp dari Kadis Lingkungan Hidup kepada Komunitas yang dinilai arogan bahkan kasar.

Saat diwawancara Kang Acong salah satu aktivis budaya dan lingkungan menyebut, perseteruan yang terjadi itu diawali saat dirinya dan rekan aktivis lingkungan Ciwulan mempertanyakan terkait ucapan Kadis LH yang di anggap arogan dalam pesan singkat WhatsApp.

Kadis LH mengirim pesan WhatsApp ke salah satu penggerak lingkungan dengan kegiatan di Ciwulan kemarin, tapi seolah olah temen temen tidak hadir.

“Karena temen temen tidak diundang dan kedua temen temen punya giat lain tentang lingkungan, namun bahasanya Kadis LH merasa jadi pahlawan, nggak bisa pejabat merasa jadi pahlawan, kalaupun berhasil, pejabat itu di gaji, ini belum berhasil sudah merasa jadi pahlawan,” cetus Acong dengan nada kesal.

Pihaknya terang Acong, ingin mempertanyakan bahasa Kadis LH karena sangat arogan, sehingga temen temen aktivitis terpancing sebagai masyarakat.

Adapun, barusan saat mau diklarifikasi bahasa (Kadis LH), ‘ya anjing saya Hp nya leungit, (Hpnya Hilang,- red), teu apal saha eta nu nga WhatsApp (tidak tahu siapa yang kirim pesan WhatsApp).

“Dia merasa hpnya ada yang ngehacker dan bahasanya tidak enak, makanya saya terpancing, masa pejabat bahasanya seperti itu,” ucap Acong.

Ditempat sama Mang Obech salah seorang aktivis lingkungan dari Republik Air menambahkan, kemarin jam setengah enam, pihaknya dapat WhatsApp bahasanya memang kurang bagus.

“Makanya tadi pagi jam 08.00 Wib pagi saya ke kantor Dinas Lingkungan Hidup mencoba untuk mengklarifikasi tapi sayang beliau tidak ada,” ucapnya.

Tapi Mang Obech mendapat informasi Kadis LH ada di acara WCD Situ Gede, seketika dirinya langsung ke lokasi dan mempertanyakan konfirmasi, tapi tidak menduga bahasa beliau kasar juga bahkan berkata Anjing.

Atas kejadian ini, Mang Obech merasa prihatin, sebab seorang kepala dinas tidak patut berbuat dan bertutur kata kotor seperti itu.

“Harapan saya ini menjadi suatu evaluasi bagi Pemkot Tasikmalaya agar bisa lebih memilih dan memilah pejabat, karena ini tidak bagus apalagi dihadapan masyarakat berkata seperti itu,” tandasnya.

Sementara itu, ketika wartawan hendak meminta klarifikasi, Kadis LH Kota Tasikmalaya sudah pergi meninggalkan lokasi acara World Cleanup Day di Kawasan Wisata Situ Gede.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda
600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?
Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU
Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim
Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi
Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda

Selasa, 15 September 2026 - 16:11 WIB

600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?

Selasa, 15 September 2026 - 16:01 WIB

Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Berita Terbaru