Siap-siap, Komunitas dan Organisasi di Kota Tasik akan Turun Aksi Pungut Sampah 

Rabu, 20 September 2023 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Sejumlah komunitas dan organisasi di Kota Tasikmalaya bersiap-siap untuk turun aksi pungut sampah di sekitar kota dalam rangka memperingati World Cleanup Day 2023 (WCD).

WCD adalah aksi bersih-bersih global yang diadakan secara serentak di 191 negara, bertujuan untuk mengajak seluruh umat manusia, tanpa memandang budaya, agama, suku, atau ras, untuk bersatu dalam upaya membersihkan lingkungan.

Acara ini diinisiasi oleh berbagai komunitas peduli lingkungan di Kota Tasikmalaya sebagai tanggapan terhadap permasalahan sampah yang masih ada di kota yang memiliki julukan Kota Resik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Pelaksana WCD 2023 Kota Tasikmalaya, Teguh Gusmara menjelaskan, bahwa pihak penyelenggara tengah melakukan beberapa persiapan untuk gelaran WCD 2023.

“Dalam waktu empat hari lagi, acara WCD 2023 akan berlangsung, dan kami terus mematangkan persiapan kami. Kami sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (LH),” kata dia.

Diakui Teguh, meskipun pihaknya tidak dapat bertemu langsung dengan Kepala Dinas LH, namun respon positif dari Ibu Kasi telah menjadi penyemangat bagi panitia.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan Dishub dan Polres terkait penggunaan fasilitas umum,” ungkap Teguh.

Dia juga mengungkapkan, bahwa ratusan relawan telah bergabung dalam grup WhatsApp WCD Tasikmalaya, yang bertekad untuk menjadikan WCD 2023 sukses di Kota Tasikmalaya.

Sejumlah flyer ajakan aksi pungut sampah dari berbagai komunitas sudah tersebar di media sosial, untuk lebih memaknai kegiatan membangun motivasi dan kesadaran dirinya berharap Pj Wali Kota Tasikmalaya dapat hadir bersama para relawan dalam aksi pungut sampah ini.

“Kami telah mengirim surat kepada Pj Wali Kota, dan kami berharap Pak Cheka (Pj Wali Kota Tasikmalaya) dapat turut hadir bersama relawan dalam aksi pungut sampah ini,” harap Teguh.

Aksi pungut sampah dalam rangka WCD 2023 di Kota Tasikmalaya akan dimulai pada tanggal 23 September 2023, dengan registrasi di Taman Kota Tasikmalaya sebagai titik kumpul awal.

Kemudian, para relawan akan melakukan aksi pembersihan sampah di berbagai area kota, termasuk beberapa sungai dengan menurunkan beberapa unit perahu karet dari SIGAP Persis dan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI).

Setelah aksi pembersihan, akan dilakukan evaluasi berupa penimbangan jumlah sampah yang berhasil dikumpulkan di alun-alun Kota Tasikmalaya.

WCD tahun 2023 ini diharapkan menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap permasalahan sampah, dan panitia berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran ini.

Miftah Rizky, koordinator relawan dari Komunitas Republik Aer Kota Tasikmalaya, memberikan dukungan penuh terhadap WCD 2023 di Kota Tasikmalaya.

Namun, ia juga menekankan pentingnya menjadikan kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam menangani permasalahan sampah secara masif, baik oleh masyarakat maupun pemerintah.

Miftah Rizky, yang akrab disapa Babol, mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan pendekatan dan edukasi kepada masyarakat yang tinggal di sekitar sungai di Kota Tasikmalaya.

Beberapa pegiat lingkungan bahkan berencana untuk mengadopsi sungai dengan harapan dapat menjaga kebersihan sungai secara berkelanjutan.

“Kemarin kita sudah melakukan kunjungan ke sungai dan berdiskusi di Kampus UPI dengan kang Galih Donikara dari EAST Bandung. Kami berencana untuk mengadopsi sungai Cimulu secara berkelanjutan dan berkolaborasi dengan masyarakat untuk membangun konsep Pos Darling,”

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Eiger yang selalu mendukung kegiatan Komunitas Republik Aer Tasikmalaya,” ungkap Babol.

Nur Salim Ridha, Ketua Komunitas Rumah Sampah Berbasis Sekolah (RSBS), juga menyoroti permasalahan sampah yang masih menjadi keprihatinannya di Kota Tasikmalaya.

Namun, ia melihat WCD 2023 sebagai kesempatan untuk menunjukkan semangat komunitas dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa meskipun masalah sampah di Kota Tasikmalaya masih menjadi perhatian utama, kami memiliki semangat untuk menjaga kebersihan, khususnya dalam hal pengelolaan sungai,” tandasnya.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Audiensi Tantrib di Sukamaju Kidul, Bahas Peredaran Miras
Pangdam III/Siliwangi Kukuhkan Pengurus Pencak Silat Militer Jawa Barat dan Banten
Hari Bhayangkara ke-80, Sat Polair Polres Lampung Selatan Gelar Khitan Massal dan Donor Darah
Disdukcapil Jeneponto Rampungkan Pemadanan 13 Ribu Data KRS, Ini Rincian Hasilnya
Polres Pakpak Bharat Ringkus Dua Pria Pengedar dan Pengguna Sabu di Sibande
Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai
Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid
Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:13 WIB

Audiensi Tantrib di Sukamaju Kidul, Bahas Peredaran Miras

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:02 WIB

Pangdam III/Siliwangi Kukuhkan Pengurus Pencak Silat Militer Jawa Barat dan Banten

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:47 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Sat Polair Polres Lampung Selatan Gelar Khitan Massal dan Donor Darah

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:27 WIB

Disdukcapil Jeneponto Rampungkan Pemadanan 13 Ribu Data KRS, Ini Rincian Hasilnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:17 WIB

Polres Pakpak Bharat Ringkus Dua Pria Pengedar dan Pengguna Sabu di Sibande

Berita Terbaru

Berita terbaru

Audiensi Tantrib di Sukamaju Kidul, Bahas Peredaran Miras

Rabu, 10 Jun 2026 - 16:13 WIB