Tidak Ditempati, Rumdin Camat Tinada Terlantar Dipenuhi Semak Belukar 

Senin, 4 September 2023 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Di era kepemimpinan Camat Tinada Hendri Lias Ate Solin, selama kurang lebih dua tahun ini dirinya tidak pernah menempati rumah dinas (Rumdin) yang telah disediakan pemerintah.

Lebih parahnya lagi, saat ini rumdin dimaksud terlihat seperti bangunan tak bertuan dipenuhi semak belukar terkesan ditelantarkan.

Pantauan awak media, terlihat kondisi bangunan Rumdin Camat tersebut seperti rumah tua yang tak berpenghuni tanpa ada perawatan sama sekali, terlihat seputaran gedung di penuhi dengan tumbuhan ilalang semak.

Padahal bila dilihat dari bangunan rumah dinas tersebut berada di komplek kantor Camat Tinada yang setiap hari para pejabat dan jajaran pegawai kantor selalu dilewati.

Namun disayangkan, Camat Hendri Solin seolah olah tutup mata terhadap perawatan rumah dinas tersebut dan  diduga sengaja membiarkan rumdin terlantar akibat tidak ditempatinya.

Saat hal ini dikonfirmasi kepada Camat Tinada terkait dengan kurang terurusnya rumah dinas dimaksud sampai berita ini di kirimkan tidak ada jawaban melalui media WhatsApp dengan nomor 0813 61 XX XXX.

Ketika diminta tanggapannya, Ketua Komisi 1 DPRD Pakpak Bharat Toga Torop Sinamo melalui pesan singkatnya membenarkan hal tersebut, bahkan pihaknya sudah menggelar rapat dengan para camat.

“Kota telah pertanyakan terkait perawatan rumah dinas Camat Tinada dimaksud, namun biaya perawatan rumah dinas memang tidak ada dan terkait hal ini kami anjurkan agar di tahun depan biaya perawatan rumah dinas camat agar dibuatkan anggaran,” jelasnya, Senin (04/09/2023).

Menyikapi itu, P Juniper Sinamo selaku pemimpin salah satu media dan juga pemerhati pembangunan Pakpak Bharat sangat menyayangkan perilaku Camat Tinada Hendri Lias Ate Solin.

Menurutnya, sang Camat semanjak dilantik menjadi memimpin Tinada tidak pernah menempati rumah dinasnya, sehingga mengakibatakan penelantaran bangunan.

Seharusnya, Camat Tinada bisa menempati Rumdin, agar secara otomatis bisa memberikan perawatan bangunan juga dapat memudahkan camat dalam segala urusan administrasi pemerintahan tingkat kecamatan. Namun hal tersebut jauh dari harapan ujarnya kecewa.

P Juniter menduga, Camat tidak dapat mengindahkan himbauan Bupati Pakpak Bharat yang berpesan agar para camat dapat secara efektif bekerja untuk melayani kebutuhan masyarakat termasuk untuk menempati rumah dinas yang sudah ada di sediakan pemerintah.

“Agar dapat memudahkan camat dalam segala urusan kepada masyarakat,” pungkas P Juniter.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa
Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat
Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:41 WIB

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:23 WIB

Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Berita Terbaru

Ket foto : Instalasi Air Minum Milik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, di Kp Geledug-Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang. (Photo : Jeffry Sukapura/Tim)

Berita terbaru

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:41 WIB