Warga Tuding Tak Ada Sosialisasi, Tower Combat Telkomsel di Kp Cibeureum jadi Sorotan 

Senin, 10 Juli 2023 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Pembangunan proyek Tower Combat Telkomsel di Kp Cibeureum Kelurahan Sukalaksana kecamatan Bungursari kota Tasikmalaya diduga tidak berijin. Pasalnya warga terdekat tidak pernah mengetahui akan ada pembangunan Tower tersebut

Hal tersebut terungkap setelah menara setinggi 30 meter berdiri di atas mobil Truk berwarna merah dengan merek Telkomsel, bahkan pihak provider tidak pernah melakukan sosialisasi terhadap masyarakat sekitar.

“Belum ada izin dari kami sampai saat ini, tidak ada sosialisasi juga ke masyarakat yang terdampak (Radius) ,” ungkap ketua RT 01/04 kelurahan Sukalaksana Urip kepada MNP, Senin (10/07/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ketua RT, jangankan sosialisasi ke masyarakat, warga ingin bertemu dengan pihak pelaksana tidak pernah tahu,” jadi kalau ada kendala atau masyarakat dengan pembangunan Tower tersebut kami harus kemana melaporkan,” keluhnya.

Senada, Dudang salah satu perwakilan dari Karang Taruna menyoal pendirian bangunan tower combat tersebut.

“Ya, seharusnya mereka yang ingin berinvestasi disuatu wilayah undang warga terdekat untuk sosialisasi,” tegas Dudang.

Sebagai Karang Taruna, selama pembangunan tower combat belum pernah melihatkan batang hidung perwakilan provider. Padahal salah satu perijinan untuk m mendirikan Tower tersebut adalah lingkungan.

“Kami dan warga dari kp Cibeureum 2 RT 01 meminta pihak perusahaan untuk hadir ke wilayah kami untuk melakukan sosialisasi membahas terkait dampak pendirian Tower tersebut,” harapnya.

“Pakai etika sebelum jauh beroperasional kepada masyarakat istilahnya perkenalan dulu , kalau pihak provider diawalnya bagus wargapun akan menerima setelah melakukan prosedur yang ada,” cetusnya.

Terpisah salah satunya tokoh masyarakat setempat Desul mengatakan, pembangunan BTS ini sifatnya hanya sementara.

“Kalau masyarakat menanyakan dampaknya, saya bukan merekomendasikan pembangunan menara ini, jadi saya cuma membantu menjelaskan merekomendasikan saja,” ujarnya.

Desul menyebut, terkait dampak pembangunan tower ini dia meminta kepada perusahaan berupa surat pernyataan.

“Ketika suatu saat nanti ada kerusakan seperti elektronik, televisi, radio, alat kesehatan rusak maka pihak perusahaan akan mengganti (ada kompensasi) dari pihak perusahaan,” papar Desul.

Lebih lanjut dia mengatakan, semuanya sudah dicantumkan lewat surat perusahaan, selain itu misalkan ada orang yang lewat dan menara BTS roboh itu akan diberikan kompensasi.

“Juga dari pihak perusahaan dan surat pernyataan itu akan saya perlihatkan kepada rekan rekan semua disini,” tuturnya.

Desul mengaku tidak pernah tahu ada pembangunan menara Tower Combat sebelumnya, tetapi setelah pembangunan selesai perwakilan dari Sitak mendatanginya dan menjelaskan sudah melakukan sosialisasi terhadap masyarakat.

Bahkan lanjut Desul, pihak Sitak meminta kami mengantarkan hasil rekomendasi dari masyarakat ke kelurahan dan pihak kecamatan.

“Saya melihat pembangunan menara Tower ini sangat dibutuhkan masyarakat, karena daerah sini susah signal. Ya, kalau masyarakat merekomendasikan saya harus ikut berpihak ke warga,” pungkasnya (Gobreg/Hendrik)

Loading

Berita Terkait

Kejari Enrekang Lawan Putusan Bebas BAZNAS, Ajukan Banding Online-Offline ke PN Makassar: ‘Ini Arahan Kajati Sulsel’
Kanit Binmas Wakili Kapolsek Cikalongwetan Hadiri Perpisahan Kelas XII SMAN 1 Cikalongwetan
GEMPAR MAKASSAR! Santri MBS Enrekang Borong 9 Medali di Kejuaraan Nasional Celebes Silat Championship 2026
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jembatan Rambingen Lae Baning Desa Malum STTUJehe
Truk Mogok Picu Antrean Panjang di Leles Garut, Polisi Gerak Cepat Urai Kemacetan
FWJI Jatim: Kapolres Mojokerto Anti Wartawan? Diduga Sebagai Konstituen Dewan Pers
Polsek Kuala Cenaku Tanam Jagung Hibrida, Dorong Ketahanan Pangan dari Desa Sukajadi
Sidang Kasus Eksploitasi Anak oleh Konten Kreator SL, Tiga Saksi Beberkan Keterangan 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:47 WIB

Kejari Enrekang Lawan Putusan Bebas BAZNAS, Ajukan Banding Online-Offline ke PN Makassar: ‘Ini Arahan Kajati Sulsel’

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:22 WIB

Kanit Binmas Wakili Kapolsek Cikalongwetan Hadiri Perpisahan Kelas XII SMAN 1 Cikalongwetan

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:12 WIB

GEMPAR MAKASSAR! Santri MBS Enrekang Borong 9 Medali di Kejuaraan Nasional Celebes Silat Championship 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WIB

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jembatan Rambingen Lae Baning Desa Malum STTUJehe

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:37 WIB

Truk Mogok Picu Antrean Panjang di Leles Garut, Polisi Gerak Cepat Urai Kemacetan

Berita Terbaru