Tasikmalaya, MNP – Edwin Adiwinata terpilih sebagai Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kota Tasikmalaya periode 2023-2027.
Keputusan tersebut hasil Musyawarah cabang (Muscab) ke-VI yang berlangsung di Hotel Crown kota Tasikmalaya, Jum’at malam (23/06/2023).
Kepada wartawan, Edwin Adiwinata menyebut, dari mulai tahapan pembukaan pencalonan sampai tahap pemilihan berjalan lancar berkat kerjasama bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah lancar, semua atas kerjasama dari mulai panitia yang memang selalu profesional dan selalu siap dalam setiap waktu ditempat situasi apapun mereka memperjuangkan demi berjalannya Muscab ke VI MPC kota Tasikmalaya,” kata Edwin.
Dia mengatakan, ini suatu komitmen saat dirinya sebagai sekretaris saat itu bersama Ketua dulu, bahwa Muscab ini adalah ajang pembelajaran pendewasaan berorganisasi.
“Bukan untuk ajang pertarungan atau perbedaan paham, tetapi bagaimana kita bisa belajar dan kedepan itu lebih maju,” katanya.
Edwin menyebut, kemenangan hari ini adalah untuk bersama, bahwa Pemuda Pancasila sudah berjalan cukup bagus dan banyak perubahan dengan mekanisme organisasi, program kerja dan lainnya yang memang sangat berat sudah ditempuh.
“Alhamdulillah, saya bersama ketua sudah melewati itu dan akhirnya hari ini klimaksnya. Ini bukan terkait pencalonan, tetapi administrasi kita bisa diakui dan diterima oleh pimpinan wilayah dan dinyatakan sudah tertib administrasi,” jelas Erwin.
Makanya lanjut dia, Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya bisa sukses melakukan Muscab, karena untuk menyelenggarakannya harus ada pemenuhan kuota secara administrasi , KTA dan RPP disetiap kecamatan.
“Harapan saya kedepan tetap dalam menjalankan organisasi ini meminta dukungan dari orang tua kami yakni ketua MPW dan dari ayah kami Bung Jajang, agar terus membimbing kami dalam menjalankan organisasi dengan baik,” imbuh Edwin.
Ditempat sama, Bung Jajang Suryaman dalam keterangannya mengakui Muscab ini sungguh sangat luar biasa, bahwa dinamika baik berorganisasi dan kehidupan itu siklus roda kehidupan yang mengatur adalah Allah.
“Semua itu sudah ketetapan Allah , jangankan jabatan, pangkat dan kedudukan, kalau saya dulu tidak mengambil Edwin Adiwinata sebagai sekretaris mungkin beliau tidak ada disini,” terang Jajang.
Menurutnya, ini hanya dinamika dan dirinya menitipkan kedepan Pemuda Pancasila harus lebih baik, mempunyai pola, sikap dan paradigma baru.
“Jadi kita lepaskan kebiasaan kebiasaan yang memang akan merugikan baik terhadap pribadi, keluarga, dan juga masyarakat dan menjadi organisasi yang membanggakan,” tandasnya. (SN)
![]()









Tinggalkan Balasan