TASIKMALAYA, MNP – Semangat kreativitas dan kolaborasi generasi muda Kabupaten Tasikmalaya mewarnai gelaran Youth Fest 2026 yang diselenggarakan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Tasikmalaya di Kecamatan Taraju, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tersebut menghadirkan berbagai aktivitas positif, mulai dari kompetisi olahraga, e-sport, jalan sehat hingga pameran Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P., M.I.P., yang hadir sekaligus menutup kegiatan tersebut, memberikan apresiasi terhadap antusiasme dan kekompakan para pemuda yang terlibat dalam penyelenggaraan Youth Fest 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa kreativitas dan potensi pemuda Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya berkembang di wilayah perkotaan, tetapi juga tumbuh hingga ke pelosok daerah.
Asep menilai, perpaduan kegiatan olahraga, hiburan digital, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan langkah positif dalam membangun ruang interaksi sekaligus memperkuat solidaritas antargenerasi muda.
“Rangkaian Youth Fest 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa pemuda Kabupaten Tasikmalaya, dalam hal ini KNPI, sangat aktif, kreatif, dan kompak,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti keterlibatan pelaku UKM dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi pemuda dalam sektor ekonomi kreatif perlu terus didorong karena dapat membuka peluang usaha serta memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, lanjut Asep, berkomitmen mendukung berbagai aktivitas kepemudaan melalui peningkatan fasilitas publik dan sarana olahraga.
Salah satu rencana yang disampaikan adalah renovasi Sarana Olahraga (SOR) pada awal 2027 agar lebih representatif dalam menunjang kegiatan olahraga maupun aktivitas sosial masyarakat.
Namun demikian, Asep mengakui masih terdapat pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan bersama, salah satunya pembangunan Gedung Pemuda yang hingga kini belum rampung.
“Kita masih punya PR, Gedung Pemuda belum selesai. Mari kita tuntaskan bersama-sama dengan berbagai cara. Untuk fasilitas publik, awal tahun depan kita merencanakan renovasi SOR agar lebih bagus untuk menampung kegiatan para pemuda dan masyarakat,” tuturnya.
Lebih jauh, Asep mengingatkan bahwa semangat Hari Sumpah Pemuda tidak boleh berhenti sebatas kegiatan seremonial.
Generasi muda diharapkan mampu mengambil peran nyata dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, khususnya persoalan kemiskinan dan kebodohan.
Menurutnya, perjuangan pemuda masa kini bukan lagi sekadar mempertahankan persatuan, melainkan juga membangun kualitas sumber daya manusia dan menciptakan perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya.
“Perjuangan kita saat ini adalah memerdekakan alam pikiran, memerdekakan dari kemiskinan, serta memerdekakan dari kebodohan,” tegasnya.
Asep mengajak seluruh elemen pemuda Kabupaten Tasikmalaya agar terus menjaga kekompakan, mengembangkan kreativitas, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98. Pemuda Bersatu, Pemuda Karya. Kiprahnya jangan berhenti sampai di sini, terus maju untuk bangsa Indonesia,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Soni
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan