Kota Bogor, MNP – Para pengguna jalan sekitar, khususnya warga Komplek Sukasari 3 Kec Bogor Timur Kota Bogor, sering keluhkan kemacetan di ruas jalan itu.
Itu akibat tidak tertibnya parkir kendaraan yang kerap antre di luar pagar sekolah yang diduga merupakan antrean kendaraan pengantar dan penjemput para murid di Sekolah Dasar Pertiwi.
Salah sorang warga sekitar, yang meminta dirahasiakan identitasnya mengatakan, kondisi demikian tadi sudah terjadi belasan tahun, akibatnya warga kerap mengalami kesulitan untuk mobilitas, di saat hendak keluar – masuk komplek rumah mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Itu karena banyaknya antrean para orang tua murid, serta berbagai kendaratan antar jemput anak sekolahan SD Pertiwi, yang keluar masuk jalan Sukasari 3 yang parkir sembarangan,” jelas warga, Selasa (23/07/2024).
Karena tidak mau tertibnya memarkirkan kendaraannya itu, kadang sampai menyulut emosi warga setempat.
“Hal itu sudah pernah kita bahas sebelumnya dengan pihak sekolah, namun sepertinya keluhan dari warga komplek kami ini, diabaikan gitu saja oleh pihak SD PERTIWI itu,” tandasnya bernada geram.

Intinya lanjut sumber, warga memohon kepada pihak sekolah, agar segera mengatasi masalah kesemrawutannya ini dan bisa segera menghadirkan Satu solusi terbaik, secepatnya.
“Mungkin pihak sekolah abai terhadap kondisi semrawut ini wajar, sebab mereka ada di pihak yang diuntungkan, sedangkan warga Komplek Kami ini, jelas dirugikan,” cetus warga lain di hadapan beberapa awak media.
Bahkan sempat seperti ada nada pesimistis dari ucapan mereka, yang diduga sudah merasa jengah dan menjadi terkesan habis kesabaran.
“Jika keluhan warga masih tetap tidak dihiraukan oleh pihak sekolah, maka warga akan segera melaporkan hal itu ke pihak Dinas terkait,” pungkas warga.
Hingga berita ini diturunkan, awak media ini masih terus berupaya lakukan langkah verifikasi lebih lanjut, untuk meminta tanggapan hingga mendapat keterangan lebih proporsional dari para pihak yang saling berkaitan.
![]()
Penulis : Asep Didi/Tim
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan