Warga Geram, Kendaraan Antar Jemput Anak SD Pertiwi Kota Bogor Diduga Biang Kerok Kemacetan 

Selasa, 23 Juli 2024 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bogor, MNP – Para pengguna jalan sekitar, khususnya warga Komplek Sukasari 3 Kec Bogor Timur Kota Bogor, sering keluhkan kemacetan di ruas jalan itu.

Itu akibat tidak tertibnya parkir kendaraan yang kerap antre di luar pagar sekolah yang diduga merupakan antrean kendaraan pengantar dan penjemput para murid di Sekolah Dasar Pertiwi.

Salah sorang warga sekitar, yang meminta dirahasiakan identitasnya mengatakan, kondisi demikian tadi sudah terjadi belasan tahun, akibatnya warga kerap mengalami kesulitan untuk mobilitas, di saat hendak keluar – masuk komplek rumah mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu karena banyaknya antrean para orang tua murid, serta berbagai kendaratan antar jemput anak sekolahan SD Pertiwi, yang keluar masuk jalan Sukasari 3 yang parkir sembarangan,” jelas warga, Selasa (23/07/2024).

Karena tidak mau tertibnya memarkirkan kendaraannya itu, kadang sampai menyulut emosi warga setempat.

“Hal itu sudah pernah kita bahas sebelumnya dengan pihak sekolah, namun sepertinya keluhan dari warga komplek kami ini, diabaikan gitu saja oleh pihak SD PERTIWI itu,” tandasnya bernada geram.

Intinya lanjut sumber, warga memohon kepada pihak sekolah, agar segera mengatasi masalah kesemrawutannya ini dan  bisa segera menghadirkan Satu solusi terbaik, secepatnya.

“Mungkin pihak sekolah abai terhadap kondisi semrawut ini wajar, sebab mereka ada di pihak yang diuntungkan, sedangkan warga Komplek Kami ini, jelas dirugikan,” cetus warga lain di hadapan beberapa awak media.

Bahkan sempat seperti ada nada pesimistis dari ucapan mereka, yang diduga sudah merasa jengah dan menjadi terkesan habis kesabaran.

“Jika keluhan warga masih tetap tidak dihiraukan oleh pihak sekolah, maka warga akan segera melaporkan hal itu ke pihak Dinas terkait,” pungkas warga.

Hingga berita ini diturunkan, awak media ini masih terus berupaya lakukan langkah verifikasi lebih lanjut, untuk meminta tanggapan hingga mendapat keterangan lebih proporsional dari para pihak yang saling berkaitan.

Loading

Penulis : Asep Didi/Tim

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Keluhan Pelanggan PDAM Unit Dayu: Air Mampet, Infrastruktur Rusak, Tagihan Dihitung Pukul Rata
Bupati Jeneponto Serahkan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD
Poros Rakyat dan Mahasiswa Sukapura Desak Kejaksaan Selidiki Tata Kelola Yayasan Penerima Dana MBG
Pemdes Campaka Garut Gelar Musdes LPJ BUMDes Jaya Mandiri Semester I 2026
KDM Absen di Hari Jadi Kota Tasikmalaya, Mengapa Balikpapan Didatangi?
“Domba Adu” : Saat Ulama dan HPDKI Menyatukan Agama, Budaya dan Ekonomi Umat
SMKN 6 Garut Terima Bantuan Revitalisasi Pembangun RPS Teknik Komputer dan Jaringan
Pengacara PT SJP Buka Suara Soal Tambang, Siap Tempuh Jalur Hukum, Legalitas Dokumen Tetap Minta Diuji

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Keluhan Pelanggan PDAM Unit Dayu: Air Mampet, Infrastruktur Rusak, Tagihan Dihitung Pukul Rata

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bupati Jeneponto Serahkan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Poros Rakyat dan Mahasiswa Sukapura Desak Kejaksaan Selidiki Tata Kelola Yayasan Penerima Dana MBG

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pemdes Campaka Garut Gelar Musdes LPJ BUMDes Jaya Mandiri Semester I 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:54 WIB

KDM Absen di Hari Jadi Kota Tasikmalaya, Mengapa Balikpapan Didatangi?

Berita Terbaru

Berita terbaru

KDM Absen di Hari Jadi Kota Tasikmalaya, Mengapa Balikpapan Didatangi?

Senin, 19 Okt 2026 - 14:54 WIB