Tasikmalaya, MNP – Silaturahmi dan kaderisasi antar santri Tsanawiyah Persis yang dilaksanakan di kampus Pesantren Persis 182 Rajapolah.
Acara itu berlangsung selama 3 hari berturut-turut (14-16/2/) oleh Santri Pesantren SMA Plus Muallimin Persis 182 Rajapolah telah selesai digelar.
Agenda yang dinamai Jalinan Silaturahmi antar kader (JAMIKA) itu diikuti oleh 9 pesantren Persis tingkat Tsanawiyah yang ada di kabupaten Tasikmalaya, dengan jumlah peserta 300 santri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain silaturahmi dalam bentuk seminar kepesantrenan, mereka juga dipertemukan dalam kompetisi ilmiah dan seni. Dari semua bidang yang diperlombakan, MTs. Persis no. 74 Kadipaten keluar sebagai juara umum.
Deni Herdiansyah selaku ketua pelaksana melihat ada banyak potensi dan bakat yang dimiliki oleh kader-kader Persis di tingkat Tsanawiyah.
“Terlihat keilmuwannya saat lomba cerdas cermat, debat, pidato 2 bahasa dan lain sebagainya. Para peserta tampil dengan sangat memukau,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Wakil kepala sekolah (Wakasek) kesiswaan SMA Plus Muallimin, Marjan Fariq.
Menurutnya, Jamika yang dilaksanakan di kali ketiga itu telah membuktikan betapa santri Persis tingkat SMA-nya sudah mampu mengolah event besar.
“Dan dari kemampuan yang diperlihatkan para peserta, ini jelas menunjukkan ada bakat dan potensi yang dapat menjadi modal bagi masa depan jam’iyyah Persis,” tambah Marjan.
Demikian juga dikatakan oleh ketua Alumni SMA Plus Muallimin 182 Rajapolah, Andri Nurkamal.
Andri menandaskan bahwa Persis kabupaten Tasikmalaya tidak kekurangan kader-kader pelanjut dakwahnya.
“Hanya tinggal bagaimana kader-kader ini kita rawat dengan baik dan serius, sehingga ke depan kita akan memanen hasil dari proses panjang pendidikan dan menikmati bonus demografi di internal keluarga besar kita,” tandasnya optimis. (Wk)
![]()









Mantap