BOGOR, MNP – Dengan total ukuran luas masjidnya, 9 × 14 meter² (ruang dalam masjid terdiri dua lantai : red), yang diestimasikan mampu menampung 120 hingga maksimal 150-an orang jama’ah. Dengan total biaya pembangunan lebih dari Rp. 6 Miliar itu, kini tinggal menghitung hari akan rampung, yang diperkirakan sekitar awal bulan Desember.
Karena saat ini sudah mencapai progress 90% pengerjaan pembangunannya. Hal itu disampaikan Pimpro pembangunannya, yakni Junjung Prastio, kepada media ini di lokasi proyek pembangunannya, pada hari Selasa (3/11/2026) malam tadi.
Karena itulah, Komunitas Urang Sunda Sa’uyunan, melalui Ketua Umumnya, Asep Didi Sumantri, yang akrab disapa Kang Asep, mengaku pihaknya ingin berpartisipasi, dengan mengusulkan beberapa bakal nama baru, untuk penamaan masjid baru yang hampir rampung pembangunannya tadi, di bagian dalam lingkungan Terminal Bubulak-Kota Bogor tersebut, pada hari Rabu (4/11/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berikut rekomendasinya, yang menurutnya berupa nama-nama masjid yang bagus serta memiliki arti mendalam, dan tergolong masih jarang digunakan di wilayah Kota Bogor ini, yang dibagi berdasarkan tema disertai maknanya.
Untuk Masjid baru yang bertema Nuansa Alam serta Karakter Khas Kota Bogor (Kota Hujan yang Asri : red). Alasannya yaitu, karena Kota Bogor identik dengan alam yang hijau, sejuk dengan curah hujan tingginya yang bisa tetap turun, meski bukan disaat musim penghujan (itu simbol keberkahan : red), nama-nama masjid berikut ini sangat cocok.
1. Masjid Al-Muzn (المزن), yang mengandung arti/bermakna : Awan yang mengandung Air Hujan atau si Awan Pembawa Keberkahan. Menurut Kang Asep, sangat cocok dengan julukan Bogor ini, yakni Bogor Kota Hujan. Kemudian,
2. Nama Masjid Riyadhl Jannah/Masjid Ar-Raudhah/Masjid Al-Khadhra’ (Raudhah : warna dominan Hijau), yang mengandung arti/bermakna : Taman Surga yang Hijau, yang menggambarkan situasi hingga suasana di Bogor, yang Asri dan Sejuk. Lalu,
3. Nama Masjid Wathil Ma’wa/Masjid Al-Waqi’ah/Baitu Al-Asri, yang mengandung arti/bermakna : Rumah yang meneduhkan dan sangat nyaman, yang memadukan nilai-nilai Spiritualis dengan Kondisi Geografis Bogor, yang Rindang serta Asri).
Untuk Masjid baru yang bertemakan Cahaya, Ilmu Pengetahuan, serta tema Ketenangan Hidup (Arab Klasik yang Puitis : red). Nama-nama masjid yang ini pun, masih menurut Kang Asep, relatif masih jarang dipakai di wilayah Kota Bogor, itu dibanding dengan nama pasaran di wilayah Kota Bogor, yang sudah banyak digunakan selama ini.
1. Masjid Dliya’ul Qulub (ضياء القلوب), yang mengandung arti/bermakna : Cahaya yang mampu terangi Hati-hati Manusia yang tengah gelap.
2. Masjid As-Sakinah Al-Wadud/Masjid Al-Wadud (الودود), yang mengandung arti/bermakna : Yang Maha Penyayang/Penuh Cinta Kasih Sayang dan penuh Kehangatan
3. Masjid Bairuni/Masjid Al-Bayyinah Al-Ilmi, yang mengandung arti/bermakna : Pembuktian yang nyata/Pencerahan dari manfaat Ilmu, (terlebih jika masjid tersebut amat dekat dengan Lingkungan Kegiatan Belajar atau pada Kompleks Qarga terpelajar).
4. Masjid Sirajum Munir (سراجا منيرا – dari QS. Al-Ahzab : 46), yang mengandung arti/bermakna : Pelita/Lampu Kecil Penerang atau Pelita/Lampu Kecil namun mampu menerangi.
Untuk Masjid baru yang bertemakan Persatuan, Karomah atau Do’a-do’a yang Baik.
1. Masjid Al-Ukhuwah Al-Jadidah atau Masjid Jami’ Al-I’tisham (الاعتصام), yang mengandung arti/bermakna : Berpegang teguh kepada ikatan iman Kita terhadap Allah. Ini pun sangat bagus untuk memperkuat kekompakan antara para warga, di suatu lingkungan, komplek perumahan maupun bagi perkampungan warga, wilayah Kota Bogor.
2. Masjid Baaburroyyan (باب الريان), yang mengandung arti/bermakna : Nama dari salah satu Pintu Surga, yang dikhususkan bagi orang-orang (jama’ah) yang selalu gemar berpuasa juga beramal shaleh. Nama ini juga relatif masih sangat jarang digunakan, sebagai nama Masjid pada umumnya.
3. Masjid Tazkiyatun Nafs, sebutan nama yang mengandung arti/bermakna : Penyucian jiwa. Yang diharapkan mampu memberikan Pengingat Spiritual, bagi siapa saja yang masuk ke dalamnya.
Demikian beberapa bakal nama Masjid, yang direkomendasi kan oleh Kang Asep, untuk menamai masjid baru terminal Bubulak, yang tengah dibangun dan akan segera rampung prosesnya dalam waktu dekat.
Berikut ini tips sederhana untuk memilihkan nama Masjid :
1. Penyesuaian situasi/suasana sekitarnya : Pastikan nama yang dipilih belum dipakai oleh masjid di sekitar wilayah RT/RW atau kelurahan sekitarnya, supaya tak terkesan plagiat serta tertukar, karena nama serupa tapi lokasinya beda. Kita bisa mencarikan referensi tambahan, di panduan Qoobah mengenai Ide Nama sebuah Masjid, atau mengecek Direktori Lokal, seperti Daftar Masjid Kota Bogor, misalnya.
2. Penyesuaian dengan visual pembangunan Masjidnya : Jika visi Masjidnya berwujud mungil serta syahdu, maka pilihkan nama yang lembut (seperti As-Sakinah).
Jika megah dan menjadi pusat kegiatan, pilih namanya yang kuat (seperti Sirajum Munir atau Al-Muzn). Alasan pentingnya memberikan sebuah nama terbaik dan memiliki hikmah positif untuk sebuah Masjid itu jelas, tidak hanya karena tempat melaksanakan ritual peribadatan, namun karena adanya harapan, agar Masjid tersebut dapat membawa dan memberikan faedah terbaik, bagi para jama’ah yang beribadah di Masjid tersebut.
![]()
Penulis : Red









Tinggalkan Balasan