Bogor, MNP – Berbagai realisasi program prioritas Desa Cihideung Hilir, Kec. Ciampea Kab. Bogor dari anggaran Dana Desa tahap pertama tahun 2025, sudah rampung dilaksanakan Pemdes, TPK dan segenap jajaran, ke warga penerima manfaat programnya.
Demikian disampaikan Kades Cihideung Hilir, H. Ilman di depan beberapa awak media, pada Rabu (11/6/2025).
Ilman juga menyampaikan bahwa, pihaknya kini sudah menyalurkan BLT (Bantuan Langsung Tunai) dari Dana Desa tersebut pada seluruh KPM (Keluarga Penerima Manfaat), yakni warga yang berhak menerima bantuan dari program tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ada sebanyak 57 Keluarga Penerima Manfaatnya telah menerima bantuan, semua itu untuk alokasi tiga bulan sekaligus. Penyalurannya, telah dilaksanakan Selasa 10 Juni kemarin,” terangnya di hadapan beberapa awak media saat itu.
Ilman menambahkan lagi, selain disalurkan untuk BLT bagi 57 KK tadi, Dana Desa 2025 tahap pertamanya itu dialokasikan juga ke proses pembangunan infrastruktur wilayah desa, khususnya ke program pengaspalan jalan lingkungan dua wilayah RW, yakni di RW 001 dan 002.
Di RW 001 pengaspalannya sepanjang 700 meter, lebar 1 meter, dengan ketebalan 3 cm. Sedangkan di wilayah RW 002, panjang jalan yang sudah diaspal 1.200 meter, dengan lebar dan ketebalan yang sama.
Sehingga total panjang jalan lingkungan yang sudah diaspal melalui program tersebut, sekarang mencapai 1.900 meter.
“Saat ini, total panjang jalan lingkungan desa, yang telah diaspal itu mencapai 1.900 meter. Kami sengaja memilih titik pengerjaan per RW, agar lebih fleksibel dan menyeluruh. Sebab, jika per RT, itu seringkali tak semua wilayah berhasil dijangkau,” tandas Ilman lagi.
Ditambahkannya lagi, untuk realisasi Dana Desa tahap selanjutnya, pembangunan bagi jaling akan dilanjutkan ke wilayah RW 003, 004 dan 005, itu sesuai dengan hasil Musrenbang ditingkat Desa (Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan Desa).
Ilman mengungkapkan lagi, sejak masa pandemi Covid 19, alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur desanya sempat berkurang cukup signifikan.
“Sehingga berdampak pada realisasi program pembangunannya, termasuk kepada beberapa ruas jalan lingkungan yang mengalami kerusakan,” jelas Ilman.
Makanya ketika di tahun ini nampak adanya pemulihan anggaran, pihaknya dengan matang menargetkan pada pembangunan jaling desa, yang target keseluruhannya itu mencapai hampir 4.000 meter, termasuk program betonisasi di sejumlah titik yang sudah ditentukan.
Pemdes juga terus mengawal penuntasan pembangunan jalan desa, melalui program Samisade tersebut.
Adapun, hingga akhir tahun 2025 ini, target progressnya minimal harus mencapai 70% hingga 80%, dan di tahun 2026 itu sudah rampung total 100%.
“Fokus kami kedepannya tinggal menyelesaikan jaling, agar seluruh warga Kami dapat menikmati infrastruktur jalan yang layak,” pungkas H. Ilman.
![]()
Penulis : Asep Didi/Tim
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan