BOGOR, MNP – Berangkat dari keprihatinan, gegara dirinya melihat kondisi sanitasi lingkungan, sekitar areal parkiran JP Appartment Ciherang, di perbatasan wilayah Kota/Kabupaten Bogor, yang belakangan ini mulai dihiasi beragam sampah, terutama jenis sampah non organik dari berbagai sumber, seperti bekas kemasan makmin (makanan dan minuman) yang tampak berserakan, merusak pemandangan. Ketua Umum Paguyuban Urang Sunda Sa’uyunan (U$$), yang akrab dipanggil Kang Asep Didi, angkat bicara. Pada Jum’at (25/9/2026).
Kang Asep menyampaikan rasa sesal dan keprihatinannya, ketika berada di sekitar tempat tongkrongannya tersebut, bersama rekan sejawatnya. Bahkan tanpa ragu menghimbau pada para pengunjung hingga para pelaku usaha, untuk turut peduli menjaga dan memelihara sanitasi lingkungan.
Dengan tidak lagi membuang sampah apa pun sembarangan, di sekitar areal Appartment tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kang Asep pun menganjurkan pengunjung dan para pelaku usaha (para pegiat UMKM dan PKL : red), yang ingin tetap merasa nyaman di tempat tersebut, agar membawa atau menyediakan tempat penampungan sampah, untuk mewadahi sampah dari bekas kemasan makanan-minuman yang mereka santap di sekitar lokasi Appartment tersebut.
Hal tersebut menurutnya, menjadi sangat penting untuk selalu digalakkan, setiap saat dan dimana pun, oleh semua pihak tanpa pengecualian. Dipandang pentingnya sanitasi yang selalu terpelihara kondisi kelestariannya, keasriannya serta kebersihannya,
menurut Kang Asep, itu sangat jelas motif hingga orientasinya, baik secara sempit maupun secara universalnya.
Setidaknya demi estetika ekosistem sosial bermasyarakat, yang menjalani kehidupannya dalam lingkungan sosial dan bermasyarakat, demi kesehatan bersama dalam lingkungannya tersebut.
“Bagi para Manusia yang akal fikirannya sehat, setidak-tidaknya pola fikirnya pun akan berfikir yang sehat-sehat serta menyehatkan untuk kepentingan dirinya serta untuk kepentingan umum, yang bersentuhan langsung di dalam interaksi sosialnya di kehidupan sehari-harinya, pada lingkungan hidup sekitarnya dalam konteks kepedulian sosial-individunya, terhadap estetika dalam ekosistem sosial masyarakat, sebagai wujud timbal balik positif antara sesama makhluk hidup di alam semesta ini.
Karena yakinlah, ketika Kita peduli terhadap kelestarian dari eksistensi setiap makhluk hidup yang ada di sekitar alam Kita ini, maka alam semesta ini juga pasti peduli dan menyayangi Kita. Itu timbal balik simbiosis mutualisme yang Kita kenal,” jelas Kang Asep.
Dalam konteks mengedukasi, sekaligus untuk menjalin kebersamaan di jalan kebenaran, dan dengan cara yang baik, Kang Asep pun mengajak warga sekitar, serta para pengunjung hingga para pelaku usaha, yang berusaha di sekitar areal parkiran JP Appartment. Untuk sama-sama bergerak membersihkan semua sampah tadi, lalu menyediakan tempat sampah, dan kemudian menampung sampahnya. Agar ke depannya tidak lagi terlihat sampah berserakan di sekitar areal parkir tersebut.
Menurut Kang Asep, giat tersebut akan dilakukannya bersama, di hari Minggu Lusa (27/9/2026). Hal itu jika diizinkan dan didukung pihak pengelola Appartment, demikian menurut Kang Asep.
![]()
Penulis : Red
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan