Tragis, Pria Tanpa Identitas ini Tewas Terserempet Kereta

Senin, 28 April 2025 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Insiden tragis terjadi di wilayah Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Senin (28/04/2025).

saat seorang pria tanpa identitas tewas setelah terserempet kereta api Commuter Line relasi Purwakarta–Garut.

Kejadian yang terjadi pada Minggu malam, 27 April 2025, sekitar pukul 22.48 WIB, di jembatan rel kereta api yang terletak di Kampung Cisaradan, Desa Situsari, Kecamatan Karangpawitan.

Kapolsek Karangpawitan Kompol Moh. Duhri S.H., M.M., mengatakan berdasarkan keterangan saksi mata, Muhammad Afrizal (20), korban telah terlihat berada di sekitar rel kereta api selama dua hari terakhir.

Korban disebut bukan warga lokal dan tidak diketahui maksud keberadaannya di lokasi tersebut.

Nahas, pada saat kejadian, korban terserempet kereta api dengan nomor KA 350 saat melintas di jembatan rel.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Slamet Garut untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui karena yang bersangkutan tidak membawa dokumen identitas apapun.

“Kami masih berupaya melakukan identifikasi dan menghubungi pihak-pihak terkait untuk mengungkap jati diri korban,” ujar Kapolsek.

Ia juga menyampaikan bahwa petugas gabungan dari Polsek Karangpawitan bersama pihak PT KAI dan unit laka lantas Polres Garut telah melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi-saksi, serta mengamankan lokasi kejadian yang diketahui berada di jalur non-perlintasan tanpa penerangan jalan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak beraktivitas di area rel kereta api, terutama di jalur non-perlintasan yang rawan kecelakaan.

Saat ini jenazah korban masih berada di RSUD dr. Slamet Garut sambil menunggu proses identifikasi lebih lanjut.

Loading

Penulis : M.Karno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dengar Aspirasi Langsung di Lapangan, Kapolres Bogor Canda Tawa Ngariung Bareng Ojol
Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata
Rampung Renovasi Kubah Masjid Miftahul Jannah, Warga RW 11 Cikiara Padukan Edukasi PPA dan Kegiatan Sosial
Polsek Mangkubumi Gelar Doa dan Tahlilan Kenang Pengabdian Almarhum H. Efri Priyanto
Oknum Kades di Kecamatan Rakit kulim Akui Pungutan PETI Rp5 Juta, Pengepul Rp20 Ribu per Gram
Buntut Insiden di Tugu Kujang, Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf ke Insan Pers
Parang Melukai Pria 79 Tahun di Ampah Kota, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Ruko Pasar Cikurubuk Disulap Jadi WC Umum dan Tempat Jual Air, Kok Bisa?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Dengar Aspirasi Langsung di Lapangan, Kapolres Bogor Canda Tawa Ngariung Bareng Ojol

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Rampung Renovasi Kubah Masjid Miftahul Jannah, Warga RW 11 Cikiara Padukan Edukasi PPA dan Kegiatan Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Polsek Mangkubumi Gelar Doa dan Tahlilan Kenang Pengabdian Almarhum H. Efri Priyanto

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Oknum Kades di Kecamatan Rakit kulim Akui Pungutan PETI Rp5 Juta, Pengepul Rp20 Ribu per Gram

Berita Terbaru