Tragedi Sungai Saddang: Tim Evakuasi Gabungan Temukan Korban dalam Keadaan Meninggal 

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Seorang remaja berusia 17 tahun bernama Aldi dilaporkan tenggelam di Sungai Saddang, Jalan Swiss, Kelurahan Juppandang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, pada Kamis, 9 Oktober 2025, siang.

Korban tenggelam saat berenang bersama lima orang temannya di sungai tersebut. Menurut informasi, korban dan dua temannya, Yudi dan Ferdi, berencana berenang menyeberang ke Kampung Sudda dari arah Swiss.

Mereka berenang dengan penuh semangat, namun tidak menyadari bahwa arus sungai yang deras dapat membahayakan keselamatan mereka.

Dalam proses berenang, korban dilaporkan terbawa arus sungai sejauh kurang lebih 30 meter dan tenggelam. Kedua temannya, Yudi dan Ferdi, dinyatakan berhasil mencapai seberang (Kampung Sudda).

Mereka kemudian meminta bantuan untuk mencari korban. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pencarian di sekitar sungai, namun belum menemukan korban.

Unsur SAR gabungan yang terdiri dari 13 tim, termasuk POS Unit Siaga SAR Parepare, KODIM Enrekang, Polres Enrekang, Polsek Enrekang, SAR Brimob Parepare, BPBD Enrekang, Dinsos/Tagana Enrekang, Damkar Enrekang, BAZNAS Enrekang, Gempa Enrekang, SAR Pinrang, SAR UNM, dan masyarakat setempat, melakukan pencarian intensif untuk menemukan korban.

Mereka menggunakan peralatan pencarian yang canggih dan melakukan penyisiran di sepanjang sungai.

Setelah melakukan pencarian selama beberapa hari, tim SAR gabungan akhirnya dihari ke tiga berhasil menemukan korban pada pukul 09.30 WITA, sejauh 2,5 kilometer dari lokasi kejadian.

Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Massenrenpulu Kabupaten Enrekang untuk selanjutnya akan dibawa ke kampung halamannya untuk disemayamkan.

Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati dan penuh kehati-hatian untuk memastikan keselamatan jenazah korban.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan keselamatan saat berenang di sungai, terutama di sungai dengan arus yang deras seperti Sungai Saddang.

Pihak berwenang juga diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang keselamatan berenang. Dengan demikian, diharapkan kejadian serupa tidak akan terjadi lagi di masa depan.

Korban yang meninggal dunia merupakan anak yang masih berusia 17 tahun dan memiliki cita-cita yang besar. Kepergian korban telah meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Semoga keluarga korban dapat diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.

Dalam kesempatan ini, kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada tim SAR gabungan yang telah melakukan pencarian dan evakuasi dengan cepat dan profesional.

Semoga upaya mereka dapat menjadi contoh bagi kita semua dalam membantu sesama yang membutuhkan.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Perkara Sidang Lingkar Dadaha: JPU Tuntut Bebas Tiga Terdakwa Penganiayaan, Dinilai Bela Orang Tua
PJU Padam 10 Hari, Warga Jalan 45 Tamiang Layang Geram: Jalan Gelap, Instansi Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab.
Dugaan Korupsi Proyek Cetak Sawah di Enrekang: Oknum Main-main dengan Anggaran Rakyat
SD IT Pesantren Cipansor Jadi Tuan Rumah Seleksi Terpadu O2SN, Pentas PAI, dan FLS3N
Krisis Ruang Kelas dan Tenaga Pengajar, SDN Torowek Kadipaten Berharap Perhatian Pemerintah
171 Jemaah Haji Garut Siap Berangkat, Bupati Ingatkan Jaga Fisik dan Mental
Dapur MBG Sungkai Bersatu Kini Miliki IPAL, Wujud Kepedulian Terhadap Lingkungan
‎Festival Seni Budaya Sayang Heulang Angkat Pesona Garut Selatan ‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 19:01 WIB

Perkara Sidang Lingkar Dadaha: JPU Tuntut Bebas Tiga Terdakwa Penganiayaan, Dinilai Bela Orang Tua

Senin, 13 April 2026 - 18:06 WIB

PJU Padam 10 Hari, Warga Jalan 45 Tamiang Layang Geram: Jalan Gelap, Instansi Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab.

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

Dugaan Korupsi Proyek Cetak Sawah di Enrekang: Oknum Main-main dengan Anggaran Rakyat

Senin, 13 April 2026 - 13:34 WIB

SD IT Pesantren Cipansor Jadi Tuan Rumah Seleksi Terpadu O2SN, Pentas PAI, dan FLS3N

Senin, 13 April 2026 - 11:37 WIB

Krisis Ruang Kelas dan Tenaga Pengajar, SDN Torowek Kadipaten Berharap Perhatian Pemerintah

Berita Terbaru