Pakpak Bharat, MNP – Sosialisasi partisipasi masyarakat dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara dan pemilihan Bupati dan wakil bupati Pakpak bharat tahun 2024 tingkat kecamatan Tinada yang di laksanakan di lapangan sepak bola kaki Desa Tinada, Kamis (07/11/2024).
Tridah Lulun Berutu Komisioner KPU Pakpak Bharat menjelaskan dalam, sosialisasi peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah tahun 2024 sangatlah penting.
“Kita harapkan masyarakat datang untuk menggunakan hak pilihnya nanti pada tanggal 27 November 2024 mendatang jangan golput,” harapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tridah Lulun Berutu juga menjelaskan bahwa pada pilkada tahun. 2024 ini kabupaten Pakpak Bharat memiliki jumlah pemilih sejumlah 37,754 (DPT) yang terdiri di 8 kecamatan yang tersebar di 105 TPS se-kabupaten Pakpak Bharat.
Anggota KPU divisi Farmas dan SDM KPU Pakpak Bharat Lakitang Lubis juga mejhaki akan terus melaksanakan seluruh tahapan Pilkada, termasuk kegiatan hari ini adalah tahapan sosialisasi partisipasi bagi masyarkat dalam penggunaan hak pilihnya.
“Juga termasuk Saat ini yang sedang kita laksanakan dan masa sekarang adalah masa kampanye,” ujar Lakitang Lubis.
Dirinya juga membeberkan bahwa melalui kegiatan sosialisasi ini KPU melibatkan semua unsur termasuk, pemilih pemula, penyandang disabilitas, tokoh pemuda, agama dan para unsur pemerintah desa se-kecamatan Tinada.
Sementara itu sebagai Narasumber dari Dandim 02/06 Dairi Pakpak Bharat sebagai Pabung Mayor cba , M Simanurung menjelaskan, sosialisasi ini untuk menambah kesadaran dan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya pemilu dalam bernegara.
Menurutnya, demokrasi menjadi salah satu sistem politik banyak dianut negara negara dunia termasuk Indonesia dan pilar yang menjadi persyaratan berjalanya politik demokrasi yaitu adanya pemilihan dalam menentukan hak politiknya.
“Tentunya dengan pemilu yang bebas dan berkala, dimana rakyat memilih pemimpin secara langsung,” ucapknya.
M Manurung menyebut, pemilu juga sebagai salah satu sarana perwujudan kedaulatan rakyat dan sarana melakukan penggantian pemimpin secara konstituen yang memperoleh legitimasi.
“Dan sebagai syarat syarat bagi rakyat berpartisipasi dalam proses berpolitik, semua kelompok berkontribusi dalam penentuan hak politiknya,” bebernya
Dijelaskan, bentuk partisipasi masyarakat ini dapat dilakukan melalui pendidikan politik bagi pemilih, salah satunya melalui dengan cara sosialisasi.
“Ini salah salah satu peran serta oleh masyarakat. Jangan golput serta kewajiban Kita sebagai warga negara harus ikut berpartisipasi dalam menyukseskan pilkada serentak berjalan sukses dengan datang ke TPS pada 27 November 2024 nanti dan tentukan hak pilihnya,” tegasnya.
Di tempat sama eks anggota Komisioner KPU kabupaten Pakpak Bharat periode Tahun 2018- 2023 Kamidin Kudadiri mengatakan, partisipasi masyarakat dalam pemilihan bagian dari perwujudan demokrasi bagi rakyat dari rakyat oleh rakyat secara legitimasi konstituen,dan juga meminta masyarakat untuk menghindari berita hoax.
“Jasyarakat hari ini sudah semakin cepat menerima beragam berita yang sedang berkembang di lingkungan,” tuturnya.
Lantaran itu, sebagai masyarakat adalah pentingnya dalam partisipasi masyarakat sebagai perwujudan legitimasi konstituen pemimpin.
Selain itu, masyarakat harus berpartisipasi dalam mendorong akuntabilitas dan transparansi serta memastikan suara masyarakat di dengar melalui pemilihan dan menghindari berita hoaks.
“Jangan Golput datang ke TPS tepat waktu sebelum pukul 13’00 wib pada tanggal 27 november 2024 nanti Agar penggunaan hak suara Kita Ter salurkan melalui mencoblos kertas suara yang Kita lakukan,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Benny Solin
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan