Titik Terang Mayat Anonim dengan Kaos Mamae Zahra di Lampung Selatan

Selasa, 19 September 2023 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lamsel, MNP – Merespon penemuan dua mayat tanpa indentitas di wilayah Kabupaten Lampung Selatan telah membuka layanan hotline dan menyebarkan informasi ciri – ciri Mr. X melalui berbagai media.

Dari 16 laporan yang masuk, ada titik terang seorang warga yang berasal dari Indramayu Jawa Barat yang menghubungi Hotline WhatsApp Polres Lampung Selatan.

Seorang ibu – ibu asal Indramayu, Jawa Barat yang bernama Juni, memberikan bukti adanya baju yang sama dengan korban saat ditemukan, selanjutnya dihubungkan dengan keluarga korban yakni Bapak Kayim.

Warga yang diduga keluarga korban dari Indramayu ini juga mengirimkan foto pakaian yang bertuliskan Mamae Zahra Mimie Attar dengan logo kapal bertuliskan Sinar Intan, sama persis dengan yang dikenakan korban/mayat yang ditemukan di Bakauheni.

Tampak juga sebuah foto selfi yang menggambarkan komunitas/kumpulan sejumlah ibu ibu dengan mengenakan pakaian tersebut kaos panjang dengan motif dan warna seperti kaos Mamae Zahra.

Setelah dari pihak Polres Lampung Selatan menghubungi diduga ayah/ orang tua dari keluarga korban yakni Bapak Kayim yang berlamatkan di Kandang Aur Indramayu Jawa Barat menjelaskan bahwa dua anaknya an. Kasi (35) dan Tarsoni (25) sekitar 1 bulan yang lalu bersama dengan 10 orang nelayan lainnya mencari cumi- cumi dengan menggunakan kapal nelayan Bintang Mutiara Jaya di perairan seputar Cirebon Jawa Barat.

Titik Terang Mayat Anonim dengan Kaos Mamae Zahra di Lampung Selatan

Kapal yang digunakan terhempas ombak dan mengalami pecah, yang mengakibatkan korban hilang , tiga orang nelayan yg selamat sedangkan 9 orang yang lainnya sampai saat ini belum ditemukan termasuk kedua anaknya.

“Dari keterangan yang kami dapat, kami harus terus memastikan kembali terkait data data dan bukti otentik, dalam hal tes DNA dan kecocokan data lainnya dari keluarganya ini,” jelas Kapolres AKBP Yusriandi yang disampaikan di koridor Polres Lampung Selatan, Senin (18/09/2023).

Dikatakan, keluarga dari Indramayu ini yang kehilangan, sampai sekarang belum bisa karena membutuhkan biaya yang cukupp besar untuk datang ke lampung Selatan.

“Untuk lebih memastikan kembali bukti bukti otentik apakah memang ini benar keluarganya ini perlu juga kajian secara ilmiah seperti tes DNA dan pencocokan lainnya di Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda,” tutupnya.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Wilayah Dusun Timur Gelap Gulita, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pengelola PJU
Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut
Oknum Pegawai Kantor Pos Garut Diduga ‘Main Api’ dengan Istri Orang, Suami Sah Siap Lapor Polisi
Kuasa Hukum Penggugat, Sabtuno, S.H : Surat Hibah Pihak Tergugat Tidak Sah
Peluang di Tengah Sulitnya Kerja: PT Hini Daiki Indonesia Jadi Harapan Baru Warga Cisayong
Catat! Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat Dimulai 1 Mei, Ini Sasarannya
Alih Fungsi Gedung PAUD Jadi SPPG di Tasikmalaya, Masalah Sempadan, PBG dan SLF Dipertanyakan
Babak Baru Liang Saragi II: Hibah Bersyarat Disorot, Bukti Tergugat Dipertanyakan, Aroma Maladministrasi Kian Menguat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 07:58 WIB

Wilayah Dusun Timur Gelap Gulita, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pengelola PJU

Selasa, 14 April 2026 - 22:54 WIB

Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut

Selasa, 14 April 2026 - 22:45 WIB

Oknum Pegawai Kantor Pos Garut Diduga ‘Main Api’ dengan Istri Orang, Suami Sah Siap Lapor Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 20:27 WIB

Kuasa Hukum Penggugat, Sabtuno, S.H : Surat Hibah Pihak Tergugat Tidak Sah

Selasa, 14 April 2026 - 17:11 WIB

Peluang di Tengah Sulitnya Kerja: PT Hini Daiki Indonesia Jadi Harapan Baru Warga Cisayong

Berita Terbaru