Terseret Arus Sungai Cikaengan, Korban Anak Usia 5 Tahun Belum Ditemukan

Jumat, 11 April 2025 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun bernama M. Al Yuda Bin Enceng, warga Kampung Gandaria, Desa Sukanagara, Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut, dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai Cikaengan pada Kamis siang (10/04/2025).

Kapolsek Singajaya Iptu Tatang Sukirman mengatakan peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, saat korban bersama lima rekannya bermain air di sekitar saluran air (selokan) yang bermuara ke Sungai Cikaengan.

Tanpa diketahui oleh teman-temannya, korban melompat ke dalam selokan yang saat itu memiliki arus cukup deras.

Salah satu saksi, Jajang Sarifuloh (11), sempat memegang kaki korban, namun tidak mampu menahannya karena derasnya arus.

Usaha serupa dilakukan oleh Muhammad Fahri (12), yang berhasil memegang tangan korban, namun kembali gagal karena kuatnya aliran air.

Korban kemudian hanyut terbawa hingga ke Sungai Cikaengan yang dikenal memiliki debit air besar dan deras, terlebih saat musim hujan seperti saat ini.

Para saksi yang merupakan teman-teman sebaya korban segera memberitahukan kepada keluarga korban. Warga pun segera melakukan upaya pencarian secara manual.

Setelah menerima laporan dari warga kami langsung mendatangi TKP dan melakukan pencarian.

“Hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan dan karena, meningkatnya debit air di Sungai Cikaengan membuat pencarian dihentikan sementara demi keselamatan tim pencari,” ujar Kapolsek.

Upaya pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Tagana, Damkar, TNI-Polri, serta unsur pemerintah Kecamatan Peundeuy dan Desa Sukanagara, dibantu oleh warga setempat.

Kapolsek Singajaya, bersama Camat Peundeuy, anggota TNI, BPBD, serta relawan telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pencarian, pengumpulan data, dan memberikan dukungan kepada keluarga korban.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya di sekitar aliran air, terutama saat musim hujan.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Hadir di Kala Duka, Satgas TMMD 0612/Tasikmalaya Buktikan Kemanunggalan TNI Bersama Rakyat
Wisuda UNIGA ke-XLIV, Bupati Garut Ajak Lulusan Jadi SDM Berakhlak Mandiri dan Kompeten
Impian Terwujud, Warga dan Santri Parungponteng Sambut Pembangunan MCK TMMD Ke-129
Kibar Budaya 2026: Geliat Anyaman Bambu Situbeet Dongkrak Ekonomi Kreatif
Utamakan Kepuasan Konsumen, SPBU 34.44129 Selaawi Garut Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik
Milangkala ke-394 Kabupaten Tasikmalaya, Momentum Memperkuat Persatuan dan Mewujudkan Tasik Raharja
Kawal Laporan Penghinaan Suku Pakpak, Tokoh Muda Zulkarnain Berutu Penuhi Panggilan Polres Dairi
Gelar RAT Tahun Buku 2025, Koperasi Paku Janang Membangun Perkuat Transparansi dan Kesejahteraan Anggota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:20 WIB

Hadir di Kala Duka, Satgas TMMD 0612/Tasikmalaya Buktikan Kemanunggalan TNI Bersama Rakyat

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:11 WIB

Wisuda UNIGA ke-XLIV, Bupati Garut Ajak Lulusan Jadi SDM Berakhlak Mandiri dan Kompeten

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:18 WIB

Impian Terwujud, Warga dan Santri Parungponteng Sambut Pembangunan MCK TMMD Ke-129

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:54 WIB

Kibar Budaya 2026: Geliat Anyaman Bambu Situbeet Dongkrak Ekonomi Kreatif

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:00 WIB

Utamakan Kepuasan Konsumen, SPBU 34.44129 Selaawi Garut Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik

Berita Terbaru