Tanah Longsor Terjadi di Pasirwangi dan Barusari, Satu Masjid Terancam: Akses Jalan Terputus

Minggu, 6 April 2025 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Pasirwangi sejak pukul 12.00 hingga 16.00 WIB, Minggu (6/4/2025), mengakibatkan bencana tanah longsor di dua desa, yakni Desa Pasirwangi dan Desa Barusari.

Menurut laporan resmi Camat Pasirwangi, Bambang Rudijanto, longsor terjadi di tiga titik. Dua titik berada di Kampung Pasirwangi RT 01 dan RT 02 RW 04 Desa Pasirwangi, dengan volume longsor masing-masing sepanjang 8 meter dan 15 meter.

Sementara satu titik lainnya terjadi di Kampung Katomas RT 04 RW 08 Desa Barusari dengan volume longsor mencapai panjang 15 meter dan tinggi 15 meter.

Akibat peristiwa tersebut, satu bangunan masjid di RT 01 RW 04 Desa Pasirwangi terancam longsor. Selain itu, Talud Penahan Tanah (TPT) di dua lokasi rusak parah.

Di Desa Barusari, longsor menyebabkan tertutupnya akses jalan desa oleh material longsoran, sehingga sementara hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.

Sejumlah langkah cepat telah dilakukan, seperti pembersihan area terdampak longsor, upaya membuka kembali akses jalan desa, serta edukasi kepada warga agar tetap waspada menghadapi musim penghujan.

“Namun, kondisi terakhir di Desa Barusari menunjukkan masih perlunya alat berat untuk membersihkan sisa-sisa material longsoran,” ungkap Bambang.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Pemerintah Kecamatan Pasirwangi melaporkan kebutuhan mendesak berupa pembangunan bronjong, tanggul, dan bantuan infrastruktur lainnya untuk mencegah longsor susulan.

Bambang menambahkan, penanganan awal dilakukan oleh Camat Pasirwangi beserta jajarannya, termasuk Pemerintah Desa Pasirwangi dan Barusari, Relawan KSB Desa Barusari, serta warga setempat.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Sumber Berita : Diskominfo Kabupaten Garut

Berita Terkait

Jalan Gang Tabuk Tadam Ambruk, Respons PUPR Diuji: Janji Perbaikan Jangan Sekadar Wacana
Sidang Kasus Cieunteung: Keluarga Korban Pembunuhan Minta Pelaku Dihukum Berat
Terima Catatan Strategis DPRD, Pemkab Pakpak Bharat Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan
Sidang Liang Saragi II Memanas: Keterangan Saksi Buka Celah Dugaan Maladministrasi dan Kepentingan Terselubung
Senyum Bahagia Warga Panglayungan, Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng 
Bolos Saat Jam Pelajaran, Polsek Banyuresmi Tertibkan Puluhan Pelajar “Nongkrong” di Pasar Banyuresmi
Peringati Hari Kartini, Kader Posyandu Kencana Panglayungan Bagikan MBG Sambil Berkebaya
Hadapi Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, Bupati Pakpak Bharat Ikuti Rakornas Antisipasi Krisis Pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 11:05 WIB

Jalan Gang Tabuk Tadam Ambruk, Respons PUPR Diuji: Janji Perbaikan Jangan Sekadar Wacana

Selasa, 21 April 2026 - 21:08 WIB

Sidang Kasus Cieunteung: Keluarga Korban Pembunuhan Minta Pelaku Dihukum Berat

Selasa, 21 April 2026 - 18:39 WIB

Terima Catatan Strategis DPRD, Pemkab Pakpak Bharat Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan

Selasa, 21 April 2026 - 18:02 WIB

Sidang Liang Saragi II Memanas: Keterangan Saksi Buka Celah Dugaan Maladministrasi dan Kepentingan Terselubung

Selasa, 21 April 2026 - 15:23 WIB

Senyum Bahagia Warga Panglayungan, Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng 

Berita Terbaru