Taklukkan Jeram Ekstrem Lae Kombih, Atlet Kayak Asal Inggris Terpukau Pesona Pakpak Bharat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAKPAK BHARAT, MNP – Keindahan dan keganasan Sungai Lae Kombih kembali memikat perhatian wisatawan mancanegara.

Kali ini, para pendayung perahu kayak (kayaker) asal Inggris turun langsung menyusuri aliran sungai terbesar di Kabupaten Pakpak Bharat tersebut.

Aksi yang dipimpin oleh James Peter bersama timnya tersebut menyuguhkan pemandangan menegangkan sekaligus memacu adrenalin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan mahir, mereka menaklukkan jeram demi jeram tinggi dan curam di antara himpitan tebing-tebing terjal serta aliran air deras Lae Kombih.

Para kayaker dunia ini tampak begitu tenang mengendalikan perahu berdayung ganda tersebut. Di tengah pusaran air yang menantang, mereka bermanuver seolah menjadikan jeram-jeram ekstrem Lae Kombih sebagai arena pertunjukan yang sudah sangat familier.

Solomon, salah seorang anggota tim kayak yang ikut menjajal lintasan tersebut, mengaku sangat terkesan dengan potensi wisata penguji adrenalin yang dimiliki Pakpak Bharat ini.

“Lae Kombih sangat menantang dan pemandangannya juga sangat cantik. Jika ada kesempatan, saya pasti akan datang kembali ke sini bersama teman-teman yang lain,” ungkap Solomon penuh antusias di lokasi.

Sebagai olahraga air yang mengandalkan keterampilan tinggi dan ketangkasan mengendalikan perahu kecil di arus deras, kehadiran kayaking di Lae Kombih makin mempertegas potensi sungai ini di tingkat internasional.

Perpaduan antara kemampuan mumpuni para atlet dan karakteristik sungai yang ekstrem menyajikan atraksi spektakuler bagi siapa saja yang menyaksikannya.

Aliran Sungai Lae Kombih pun kini kian mengukuhkan posisinya sebagai destinasi unggulan, sekaligus “surga” bagi para pecinta olahraga rafting dan arung jeram dunia yang ingin menguji nyali di Pakpak Bharat.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda
600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?
Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat
Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU
Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim
Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi
Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

DPRD Cium Dugaan Kebocoran PAD Pajak Maxim, Komisi II Siap Panggil Dispenda

Selasa, 15 September 2026 - 16:11 WIB

600 Branding Maxim Beroperasi, Hanya 49 Terdata Pajak: Ke Mana Potensi PAD Kota Tasikmalaya?

Selasa, 15 September 2026 - 16:01 WIB

Jabat PAW Kades Buniasih, Ohid Bertekad Kembalikan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Berita Terbaru