Sungai Takuam Diduga Tercemar, Warga Keluhkan Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Hulu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARITO TIMUR, MNP – Warga di sejumlah desa di Kabupaten Barito Timur mengeluhkan kondisi air Sungai Takuam yang diduga tercemar akibat aktivitas penambangan emas ilegal di bagian hulu sungai tersebut.

Keluhan tersebut disampaikan salah seorang warga Desa Batuah yang meminta identitasnya dirahasiakan .Ia mengungkapkan bahwa kondisi air sungai saat ini sangat keruh dan tidak lagi layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami dari Desa Batuah, Puri, dan Lenggang sangat kecewa dengan adanya penambangan emas di hulu Sungai Takuam. Akibatnya kami sangat kesulitan untuk mandi, mencuci, bahkan sekarang tidak bisa lagi mengonsumsi air sungai karena sudah sangat kotor,” ujarnya kepada awak media ini, Sabtu (14/3/2026).

Menurutnya, selama ini Sungai Takuam menjadi sumber utama air bagi masyarakat di beberapa desa di wilayah tersebut. Namun sejak adanya dugaan aktivitas tambang emas ilegal kondisi air berubah menjadi keruh pekat dan dikhawatirkan membahayakan kesehatan warga.

Selain itu, warga pun berharap pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum dapat segera turun tangan untuk menindak aktivitas penambangan yang diduga ilegal tersebut.

Selain merusak lingkungan, kegiatan tersebut juga dinilai telah merugikan masyarakat yang menggantungkan kebutuhan air dari Sungai Takuam.

“Kami berharap ada tindakan tegas dari pemerintah dan aparat. Sungai ini adalah sumber kehidupan masyarakat di sini,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan aktivitas penambangan emas ilegal di hulu Sungai Takuam tersebut.

Warga pun berharap persoalan ini segera mendapat perhatian agar kondisi sungai dapat kembali normal dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Loading

Penulis : Yulius Yartono

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Wujud Sedekah Jariyah, Keluarga Almarhum Azis Riyono Wakafkan Al-Qur’an di Tiga Masjid
Selamatkan Sungai Kuantan, Polsek Cerenti Tertibkan 48 Rakit Tambang Emas Ilegal
Bupati Jeneponto Hadiri Upgrading dan Silaturahim Muballigh Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia
Kades Wuran Geram, PT Mulia Pilar Nusantara Diduga Bebaskan Lahan Tanpa Sosialisasi 
Tagih Janji Dedi Mulyadi, Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya Masih “Slogan”, Apakah Menguap di Dinas Terkait?
Kader TPK Bungursari dan Sub Pos KB Harapkan Pencairan Insentif Lancar untuk BPJS
Pertamina dan Hiswana Migas Mangkir, Aliansi Lingkungan Desak DPRD Tasikmalaya Jadwal Ulang Audiensi SPBU
Keroyok Penjaga Pintu Perlintasan KA di Garut, 4 Pelaku Ditangkap Polisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:06 WIB

Wujud Sedekah Jariyah, Keluarga Almarhum Azis Riyono Wakafkan Al-Qur’an di Tiga Masjid

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:31 WIB

Selamatkan Sungai Kuantan, Polsek Cerenti Tertibkan 48 Rakit Tambang Emas Ilegal

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:30 WIB

Bupati Jeneponto Hadiri Upgrading dan Silaturahim Muballigh Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:04 WIB

Kades Wuran Geram, PT Mulia Pilar Nusantara Diduga Bebaskan Lahan Tanpa Sosialisasi 

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:11 WIB

Tagih Janji Dedi Mulyadi, Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya Masih “Slogan”, Apakah Menguap di Dinas Terkait?

Berita Terbaru