Tasikmalaya, MNP – Perkembangan infrastruktur jaringan internet di Indonesia terus menunjukkan peningkatan signifikan dari waktu ke waktu.
Kebutuhan masyarakat akan akses komunikasi dan informasi yang cepat mendorong para penyedia layanan (provider) untuk memperluas jangkauan jaringan mereka hingga ke pelosok daerah.
Namun, pesatnya pembangunan tersebut kerap kali tidak diimbangi dengan penataan infrastruktur yang baik, sehingga menimbulkan dampak negatif bagi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal tersebut terjadi di Jalan AH Nasution, Kelurahan Mangkubumi, pada Sabtu pagi (13/12/2025). Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi akibat kabel yang menjuntai ke bawah dan melintang di badan jalan.
Kabel tersebut diduga merupakan kabel listrik milik PLN yang tertarik ke bawah akibat beban kabel-kabel internet yang semrawut dan tidak tertata dengan baik. Peristiwa ini mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor mengalami luka serius.
Menurut keterangan seorang warga setempat berinisial TN yang menyaksikan langsung kejadian tersebut, insiden bermula ketika sebuah mobil truk melintas di jalan tersebut.
Tanpa disadari, bagian atas truk tersangkut kabel yang menjuntai ke bawah.
Akibatnya, kabel PLN ikut tertarik dan terlepas dari posisinya. Naas, di belakang truk tersebut melaju sebuah sepeda motor yang akhirnya terjerat kabel, sehingga pengendaranya terjatuh dan mengalami patah pada kaki kanan.
“Truk itu lewat lalu tersangkut kabel yang sudah menjuntai ke bawah. Karena kabel internet menumpuk dan berat, kabel PLN ikut tertarik. Di belakang truk ada motor, dan pengendaranya terkena kabel hingga terjatuh. Kakinya patah,” ujar TN saat ditemui di lokasi kejadian.
Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan mendalam dari masyarakat setempat. Warga menilai, selama ini keberadaan kabel-kabel udara, khususnya kabel internet, semakin tidak terkendali.
Banyak kabel dipasang tanpa memperhatikan standar keselamatan, bahkan dibiarkan menjuntai rendah hingga membahayakan pengguna jalan.
Menanggapi kejadian tersebut, Ketua RW 11 sekaligus Lurah Mangkubumi, Mamat Rahmat, SIP, menyampaikan sikap tegas kepada seluruh penyedia layanan jaringan yang melintasi jalur Jalan AH Nasution.
Ia meminta agar seluruh provider segera melakukan pembenahan dan penataan kabel secara menyeluruh demi keselamatan warga.
“Saya ingin semua provider yang melintas di jalur AH Nasution secepatnya membenahi kabel-kabelnya. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali,” tegas Mamat Rahmat.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah kelurahan tidak ingin mengambil langkah represif, namun keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama.
“Jangan salahkan warga kami jika suatu saat sudah geram dan melakukan tindakan sendiri,” pungkasnya.
Masyarakat berharap agar kejadian ini menjadi perhatian serius bagi pihak terkait, baik provider jaringan maupun instansi berwenang.
Penataan infrastruktur yang rapi dan sesuai standar bukan hanya soal estetika kota, tetapi juga menyangkut keselamatan nyawa pengguna jalan. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah konkret agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
![]()
Penulis : Arrie Haryadi
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan