Semarak Kemerdekaan RI Pemdes Ranca Bungur, Hibur Warga dengan Pentas Seni Tradisional

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, MNP – Dalam rangka semarakkan serta tasyakuran HUT ke-80 kemerdekaan RI, pemdes di Desa Ranca Bungur adakan kegiatan pesta rakyat untuk menghibur masyarakatnya.

Acara bertemakan Semarakkan Kemerdekaan saatnya Hati Rakyat dibahagiakan ini dipusatkan di depan kantor Desa Ranca Bungur, Jalan Raya Semplak~Gerendong RT/RW 002/004 Kec. Ranca Bungur, Sabtu (30/8/2025).

Acara dibuka langsung oleh Ketua Panitia kegiatan, Lina Saepudin, bersama jajaran kepanitiaan di kegiatannya.

Pembukaan acara dimulai dengan pementasan kreasi seni anak-anak, usia Batita – Balita, perwakilan wilayah masing-masing RT, dengan mementaskan kreasi tarian goyang dangdut, Mojang Priangan, juga tarian-tarian lain dari kalangan remaja putrinya.

Ketua Panitia kegiatan, Lina Saepudin, menyampaikan, acara mereka telah dimulai sejak pukul 08.00 WIB Pagi, seluruh Panitia Acara hadir, Kepala desa dan jajarannya pun hadir.

Begitu pula Ketua ketua lembaga masyarakat (RT-RW dan Kepala Dusun), segenap SatLinMas Ranca Bungur pun hadir serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa Ranca Bungur juga beberapa perwakilan pihak Forkopimcam Ranca Bungur.

Ditempat yang sama Kades Ranca Bungur, Saepudin, S.IP, menjelaskan. kegiatan tersebut terselenggarakan berkat sinergitas dan solidnya seluruh perangkat desa dan warga masyarakatnya.

Diketahui, warga Desa Tanca Bungur terdiri dari 11 wilayah RW dan 46 wilayah RT, dari 2 Dusun, dengan populasi penduduknya lebih dari 12 Ribu jiwa yang dipimpin Saepudin dengan sukses kembali mengadakan kegiatan serupa untuk kedua kalinya.

“Alhamdulillaah, semuanya ini dapat terselenggarakan berkat sinergitas dan solid nya interaksi antar segenap unsur warga masyarakat di desa yang Saya pimpin kini, untuk yang kedua kali Saya mengemban amanah berat dari warga masyarakat,” kata Saepudin.

$Itu sebabnya, Saya selalu ingin membuat seluruh warga di desa Ranca Bungur ini bisa senang dan bahagia, meski tengah sama-sama hadapi banyak kesulitan hidup,” tuturnya pada media ini.

Untuk urusan pembiayaan, lanjut Saepudin, semuanya ditanggung pihak pemdes, yakni dari APBDes dan dari donasi beberapa Donatur Lokal yang bersifat tidak mengikat.

Khusus urusan konsumsi jamuan makmin bagi para tamu dan warga yang hadir, itu disediakan gratis. Dimulai dari makan pagi, makan siang, makan malam, hingga selesainya acara (tanpa menyebutkan angka di rincian biayanya).

“Yang terpenting bagi kami adalah, selama kami dapat membahagiakan ke warga desa Ranca Bungur, serta para tamu yang hadir, Kami tidak merasa keberatan.” tandas Saepudin lagi.

Hingga berita ini diturunkan di media ini, beragam acara dari rangkaian kegiatannya masih berjalan. Dikabarkan akan lanjut hingga malam hari, dan hanya akan break down saat waktu Shalat 5 waktu saja, untuk istirahat sejenak demi menghargai waktu shalat dan tunaikan shalat juga.

Adapun disetiap waktu istirahat warga akan dihibur dengan pagelaran instrumen grup Gambang Kromong khas Betawi, dari grup Pelestari Seni Betawi Gambang Kromong, yang didatangkan langsung dari daerah Gunung Sindur.

Loading

Penulis : Asep Didi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kades Nagrak Diduga Diamankan Polisi, Terkait Kasus Lahan Summarecon
11 Hektare atau 1,1 Hektare? Penasehat Hukum Desak Kapolda Kalteng Klarifikasi Data Karhutla Hayaping
Fordayak Minta Penanganan Warga yang Diproses Kasus Ladang Dilakukan Bijak
Modus Hapus Berita Daring, Dua Oknum Wartawan Gadungan Diamankan di Tanjung Bintang 
Bupati Jeneponto Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Desa Binaan Imigrasi
AMAN Barito Timur Desak Keadilan bagi Peladang Tradisional di Tengah Gelombang Penegakan Hukum Karhutla
Fantastis! Polsek Bayongbong Berhasil Sita 76.321 Butir Obat Keras
Bias Layar Soroti Penahanan Dua Petani Hayaping, Dorong Penyelesaian Humanis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:33 WIB

Kades Nagrak Diduga Diamankan Polisi, Terkait Kasus Lahan Summarecon

Selasa, 29 September 2026 - 16:16 WIB

11 Hektare atau 1,1 Hektare? Penasehat Hukum Desak Kapolda Kalteng Klarifikasi Data Karhutla Hayaping

Selasa, 29 September 2026 - 16:06 WIB

Fordayak Minta Penanganan Warga yang Diproses Kasus Ladang Dilakukan Bijak

Selasa, 29 September 2026 - 13:21 WIB

Modus Hapus Berita Daring, Dua Oknum Wartawan Gadungan Diamankan di Tanjung Bintang 

Selasa, 29 September 2026 - 11:25 WIB

AMAN Barito Timur Desak Keadilan bagi Peladang Tradisional di Tengah Gelombang Penegakan Hukum Karhutla

Berita Terbaru

Berita terbaru

Kades Nagrak Diduga Diamankan Polisi, Terkait Kasus Lahan Summarecon

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:33 WIB