Tasikmalaya, MNP – Indoboxing Lagga Inau yang berada di bawah kepemimpinan Nur Alamsyah menggelar acara Silatulagga Uji Maslat dan Pengukuhan Paralagga Pengurus Beserta Anggota se-Kota/Kab. Tasikmalaya, Minggu (29/12/2024).
Kegiatan yang berlangsung di objek wisata Situ Cibeureum, Kec. Tamansari, Kota Tasikmalaya ini dalam rangka silaturahmi sekaligus Uji Masa Latihan (Maslat) selama tiga bulan dan pengukuhan Paralagga baik pengurus maupun anggota baru.
H. Nur Alamsyah atau yang biasa di panggil H. Rana selaku Ketua Umum Indoboxing Lagga Inau mengatakan, Silatulagga adalah Silaturahmi para laga, dan laga itu adalah anggota dan pengurus daripada Indoboxing, adapun peserta sendiri yang baru di sini kurang lebih 120 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kegiatan ini kita laksanakan selama dua hari dan kita sengaja bermalam di sini untuk acara Silatulagga supaya kita bisa bertabur alam mengrefreskan fikiran,” Tutur H. Rana.
Dirinya menyebut, kalau pengurus di sini sudah biasa dan untuk anggota baru yang belum pernah bertanding di sini, makanya ada uji laga atau Uji tanding.
“Jadi anggota baru yang sudah masa latihan selama 3 bulan ini baru dikukuhkan,” terangnya.
Peserta sendiri terdiri dari beberapa cabang latihan atau cablat Indoboxing Kawalu, Cineam, Manonjaya, Gunungtanjung, Kota dan Kabupaten.
Ipung sebagai pelatih utama atau ketua dewan pelatih untuk mengakomodir pelatih-pelatih semuanya untuk mentransformasi materi latihan ke bawah mengatakan, Indoboxing berlatih sesuai dengan berdasarkan kurikulum semenjak tahun 2015.
“Kita di Indoboxing berlatih berdasarkan kurikulum, kalau dulu Memang kita dari remaja ke atas tapi sekarang mulai dari 2015 sampai hari ini jadi ada yang namanya pra remaja atau kalau bahasa di tempat lain usia dini, para remaja dewasa, kemudian usia lanjut dan itu berdasarkan level latihannya,” jelas Ipung.
Terkait pengenalan ada dasar belum dipertandingkan, tapi pengenalan ada 4 tahap di pembelajaran latihan, pembinaan dan pendidikan, semua itu berlaku untuk semua segmen atau kategori, dari mulai Usia tingkat SD kelas 1 kurang lebih, ada juga untuk tingkat TK hanya diperkenalkan secara materi.
“Kemudian untuk yang bisa mengikuti pertandingan sudah pengembangan mulai dari kelas 4, 5, dan 6, itu usianya usia dini atau pra remaja,” bebernya.
Dikatakan Ipung, di Indoboxing termasuk dinamis, jadi anggota baru berjalan, anggota lama pun terus eksis dan kebetulan dalam uji tanding sekarang ini semuanya dominan baru.
“Akan tetapi secara global kegiatannya kita diikutsertakan semuanya dari pengurus, anggota-anggota kehormatan sifatnya dan semuanya keluarga para laga arena ini juga ajang silaturahmi para laga,” tuturnya.
Olahraga seni beladiri Indoboxing terus bersinergi di berbagai kalangan semenjak kepemimpinan H. Rana.
“Alhamdulillah, Indoboxing terus sosialisasikan di semua segmen masyarakat umum, pelajar, mahasiswa termasuk institusi baik di Pemerintahan, TNI, Polri dan lainnya,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan