Sederet Fakta Unik Upacara HUT RI Warga Langkob Desa Mekarwangi Tasikmalaya 

Minggu, 17 Agustus 2025 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kampung Langkob, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (17/8/2025), berlangsung unik dan penuh kesan.

Untuk pertama kalinya, warga menggelar upacara bendera di halaman Madrasah Al Huda dengan nuansa kebersamaan yang hangat.

Suasana upacara kian menarik ketika paduan suara dilantunkan oleh ibu-ibu yang diantaranya adalah Ibu-Ibu yang sehari-harinya bekerja di sawah, namun kali ini tampil anggun mengenakan kebaya.

Lagu kebangsaan dan lagu perjuangan yang mereka bawakan membuat jalannya upacara terasa khidmat.

Hal lain yang mencuri perhatian adalah sosok Inspektur Upacara (Irup). Bhabinkamtibmas Desa Mekarwangi, Aiptu Ridwan Ridwan, SH., MH., yang semula dijadwalkan mengikuti upacara di tingkat kecamatan, justru dicegat warga dan diminta langsung menjadi Irup. Dengan penuh kesederhanaan ia menerima dan memimpin jalannya upacara.

“Ini luar biasa. Saya tidak menyangka akan diminta mendadak menjadi Irup. Tapi melihat semangat warga, terutama ibu-ibu, saya sangat mengapresiasi. Momentum seperti ini patut dilestarikan karena memperlihatkan kecintaan warga kepada bangsa dan negara,” ujar Aiptu Ridwan usai upacara.

Panitia pelaksana seluruhnya berasal dari kalangan Irema Al Huda atau remaja masjid. Ketua Irema, Agil, menjelaskan bahwa generasi muda wajib ikut terlibat.

“Sebagai penerus perjuangan bangsa, saya bersama rekan-rekan generasi muda lainnya merasa punya kewajiban untuk berkontribusi bagi bangsa ini. Semangat nasionalisme harus terus kami rawat,” ungkapnya.

Aiptu Ridwan mengaku kaget atas permintaan tersebut. “Awalnya saya hendak ikut upacara di tingkat kecamatan. Tapi warga meminta saya jadi Irup di sini,” ungkapnya.

Aiptu Ridwan langsung laporan dan minta izin terlebih dahulu kepada Kapolsek sebagai pimpinannya. “Alhamdulillah Pak Kapolsek mengizinkan bahkan menyambut baik, sehingga saya bisa memimpin upacara di Langkob ini,” ungkapnya

Rangkaian peringatan HUT RI di Langkob ini sejatinya dimulai sejak malam 17 Agustus dengan istighosah dan doa bersama.

Doa ditujukan untuk para pahlawan bangsa yang telah gugur, sekaligus memohon agar Indonesia semakin maju, sejahtera, dan maslahat.

Setelah upacara, warga masih larut dalam suasana kegembiraan dengan berbagai hiburan rakyat dan perlombaan, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Berbagai permainan tradisional dan lomba khas kemerdekaan membuat suasana semakin semarak.

Tokoh masyarakat, Septyan Hadinata, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bentuk ekspresi kegembiraan rakyat.

“Upacara seperti ini adalah wujud nyata semangat kebersamaan. Dengan adanya inisiatif warga, terutama para remaja dan ibu-ibu, tentu akan semakin menguatkan nasionalisme dan rasa cinta tanah air,” ucapnya.

Dengan kekompakan dan semangat masyarakat, upacara perdana di Langkob ini akhirnya disepakati akan menjadi agenda tahunan setiap tanggal 17 Agustus.

Fakta Unik Upacara di Langkob

Panitia sepenuhnya dari remaja masjid (Irema Al Huda), Paduan suara ibu-ibu sawah tampil anggun dengan kebaya, Irup mendadak: Bhabinkamtibmas dicegat warga dan langsung diminta memimpin upacara.

Selain itu, Rangkaian doa: Malam sebelumnya digelar istighosah untuk para pahlawan dan bangsa dan Hiburan meriah: Usai upacara dilanjutkan lomba & permainan untuk seluruh warga.

Loading

Penulis : Ist

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Perkuat Kelestarian Pesisir, Pegiat Lingkungan Bentuk Forum Mangrove Merbau dan Tanam 200 Bibit
Polisi Gagalkan Penyelundupan Senpi Rakitan dari Lampung ke Jawa, 1 Pelaku Ditangkap
ITF UIN Ar-Raniry Gelar Capacity Building Season 3: Simbolis Serahkan Bantuan Biaya Pendidikan Tahap II
Sanksi Adat Tegas di Jeneponto: Pelaku Asusila Dilarang Masuk Seumur Hidup
Indonesian Legendary Songs: Satu Panggung, Seribu Kenangan Bersama Musisi Tasikmalaya
Pembangunan Sekolah Rakyat akan Segera Terwujud di Kabupaten Pakpak Bharat
SSB Galuh Mekanis Asah Mental dan Strategi di Guruminda Cup HUT Kabupaten Ciamis
Mengurai Benang Kusut Proyek Fiktif Badampu–Bantayum: Rp400 Juta Menguap, Siapa Aktor Utamanya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:36 WIB

Perkuat Kelestarian Pesisir, Pegiat Lingkungan Bentuk Forum Mangrove Merbau dan Tanam 200 Bibit

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:34 WIB

Polisi Gagalkan Penyelundupan Senpi Rakitan dari Lampung ke Jawa, 1 Pelaku Ditangkap

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:32 WIB

ITF UIN Ar-Raniry Gelar Capacity Building Season 3: Simbolis Serahkan Bantuan Biaya Pendidikan Tahap II

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:33 WIB

Sanksi Adat Tegas di Jeneponto: Pelaku Asusila Dilarang Masuk Seumur Hidup

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:15 WIB

Indonesian Legendary Songs: Satu Panggung, Seribu Kenangan Bersama Musisi Tasikmalaya

Berita Terbaru