Sebanyak 32 Biksu Thudong dari Thailand Direncanakan akan Singgah di Pemalang 

Selasa, 29 April 2025 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, MNP Sebanyak 32 biksu yang mengikuti perjalanan ritual Thudong, yakni berjalan kaki dari Thailand menuju Candi Borobudur, tiba di Kota Cirebon, Minggu (27/4/2025).

Para biksu ini akan singgah selama tiga hari dan menginap di kediaman umat Buddha, tepatnya di rumah Welly Widadi di Jalan Pembangunan 1, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Welly sendiri merupakan Ketua Thudong International 2025.

Kedatangan para biksu disambut hangat oleh puluhan umat Buddha yang telah menanti dengan penuh khidmat. Mereka duduk berjejer rapi untuk memberikan penghormatan, menabur air kepada para biksu yang baru tiba.

Sementara itu, para rombongan Biksu akan kembali melanjutkan perjalanan menempuh ke arah kota selanjutnya yaitu Brebes,Tegal dan Pemalang untuk menuju ke Candi Borobudur di Magelang.

Menurut salah seorang umat Budha warga Pemalang Erwin (45 ) yang tahun kemarin ikut menyambut kedatangan Biksu Tudong.

Rencananya para biksu tersebut akan melintas dan transit di kabupaten Pemalang pada Jum’at 2 Mei 2025 yang akan datang,

“Rencananya para Biksu Tudong akan melewati kabupaten Pemalang pada hari Jum’at 2 Desember 2025 dan akan mendapat sambutan dari jajaran Pemkab,” ujar Erwin, pada Selasa (29/04/2025).

Dirinya menambahkan bahwa rencananya ketika sampai di kabupaten Pemalang, para Biksu Tudong akan menginap di Daerah Ulujami yaitu kecamatan paling timur di Pemalang berbatasan dengan Pekalongan,

“Para Biksu akan menginap di kelenteng Tjeng gie bio yang berada di Ulujami Pemalang,” pungkasnya.

Thudong adalah sebuah perjalanan ritual jalan kaki yang dilakukan oleh para bhante (biksu) untuk menyambut Hari Raya Waisak.

Ritual ini merupakan bagian dari tradisi Buddha dan dikenal sebagai “dhutanga” dalam bahasa Pali, yang berarti latihan keras.

Lebih detail.

Thudong melibatkan perjalanan dengan berjalan kaki ribuan kilometer, seringkali dari Thailand ke Candi Borobudur.

Tujuan Spiritual:

Perjalanan ini memiliki tujuan spiritual, yaitu untuk melatih diri, menyatu dengan alam, dan mencapai kondisi meditatif.

Thudong berasal dari praktik Dhutanga, yang merupakan 13 latihan pertapaan yang diajarkan oleh Buddha.

Tradisi Thudong merupakan bagian dari serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk menyambut Hari Raya Waisak.

Jubah dan Sandal:

Para bhante yang melakukan Thudong biasanya mengenakan jubah, sandal, dan kaus kaki.

Persiapan Waisak:

Thudong seringkali dilakukan untuk memeriahkan Hari Raya Waisak, seperti contoh para biksu dari Thailand yang melakukan Thudong ke Candi Borobudur menjelang Waisak 2569 BE atau bertepatan dengan kalender nasional 12 Mei 2025.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bolos Saat Jam Pelajaran, Polsek Banyuresmi Tertibkan Puluhan Pelajar “Nongkrong” di Pasar Banyuresmi
Peringati Hari Kartini, Kader Posyandu Kencana Panglayungan Bagikan MBG Sambil Berkebaya
Hadapi Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, Bupati Pakpak Bharat Ikuti Rakornas Antisipasi Krisis Pangan
Nenek Curiga Korban Tak Haid, Polisi Ringkus Predator Anak di Garut
Kapolsek Salak Tekankan Kedisiplinan dan Monitor Kamtibmas Desa dalam Anev Perdana
PSSI Kota Tasikmalaya Patok Target Regional, Puluhan Tim SSB Siap Beradu di Liga Jabar Istimewa
BANGGA! Mahasiswa Enrekang Kibarkan Bendera Mapasse di Jantung Himalaya 4.130 MDPL
Hangat dan Solid! Bupati Enrekang Siap All Out Dukung Konferensi PWI Sulsel di Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:55 WIB

Bolos Saat Jam Pelajaran, Polsek Banyuresmi Tertibkan Puluhan Pelajar “Nongkrong” di Pasar Banyuresmi

Selasa, 21 April 2026 - 14:10 WIB

Peringati Hari Kartini, Kader Posyandu Kencana Panglayungan Bagikan MBG Sambil Berkebaya

Selasa, 21 April 2026 - 13:59 WIB

Hadapi Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, Bupati Pakpak Bharat Ikuti Rakornas Antisipasi Krisis Pangan

Selasa, 21 April 2026 - 13:28 WIB

Nenek Curiga Korban Tak Haid, Polisi Ringkus Predator Anak di Garut

Senin, 20 April 2026 - 21:33 WIB

Kapolsek Salak Tekankan Kedisiplinan dan Monitor Kamtibmas Desa dalam Anev Perdana

Berita Terbaru

Berita terbaru

Nenek Curiga Korban Tak Haid, Polisi Ringkus Predator Anak di Garut

Selasa, 21 Apr 2026 - 13:28 WIB