Sampaikan Apresiasi, Mantan Kapolda Jabar Hadiri Milangkala Yayasan Sunda Ngahiji ke 5

Kamis, 10 November 2022 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Mantan Kapolda Jabar Irjen Pol (Purn) Dr H.Anton Charliyan hadir dalam acara Milangkala Yayasan Sunda Ngahiji ke 5 yang bertempat di Situ Cibeureum kota Tasikmalaya.

Kehadiran mantan orang nomor satu Kepolisian di Jawa Barat itu disambut kesenian tradisional khas Sunda yaitu Karinding, Lengser dan Jaipong, Kamis (10/11/2022).

Abah Anton panggilan akrabnya ini sangat mengapresiasi Milangkala Yayasan Sunda Ngahiji yang saat ini baru menginjak usia 5 tahun, karena mampu menghadirkan Paguron atau padepokan sehingga terlihat sesungguhnya Sunda Ngabuana .

“Mudah mudahan di Milangkala Sunda Ngahiji dibawah binaan Abah Kayat bisa menjadi Forum Silaturahim budayawan Sunda, saya pribadi merasa terharu (Reug – Reug), bahwa kegiatan Sunda itu semakin banyak,” ungkapnya kepada MNP.

Menurut Abah Anton, ini suatu pertanda kebangkitan budaya Sunda, karena semangat budaya inilah sebetulnya yang akan bisa mempertahankan dan menjaga tanah air.

“Ya, bisa menjaga tanah air, karena sudah ada dalam Naskahnya Jaga Kabuyutan, Jaga Tanah Air, jangan sampai dikuasai asing,” tegas Abah Anton.

Dia menambahkan, kalau Raja Putra tidak bisa menjaga itu lebih hina daripada bangkai di tempat sampah , justru dengan kebangkitan para budayawan, kebangkitan penggiat budaya ini menjadi ini menjadi ikatan untuk memperkokoh rasa kesatuan.

“Budaya Sunda merupakan salah satu Budaya awal peradaban di Jawa maupun peradaban manusia kalau menurut versi Sunda versi lain silahkan saja,” kata Abah Anton.

Apalagi, dengan adanya gunung Padang artepac tertua di dunia, 26000 tahun sebelum Masehi ini menandakan bahwa peradaban tertua ada di Tanah Sunda.

“Kemudian Deskripsi Plato dan dikuatkan dengan profesor Santos Araujo dari Brazil, bahwa Atlantis Land itu sebagai peradaban tertinggi ternyata di Sunda Land ( Nusantara),” tandasnya. (Gobreg).

Loading

Berita Terkait

Resmi Dibuka, TMMD ke-129 Fokus Bangun Desa Parungponteng Tasikmalaya
Fenomena Situ Gede di Musim Kemarau, Hamparan ‘Karpet Hijau’ Jadi Wisata Dadakan
Polisi Diminta Dalami Dugaan Aktivitas Galian C Ilegal di Balik Kebakaran Hutan Bukit Condong Inhil
Tembok Lapas Bukan Penghalang: Warga Binaan Kendal Ukir Jejak Pengabdian
Viral di Medsos, Gadis Asal Bantarbolang Pemalang Kini Didampingi Unit PPA
Ada Payung Alami di Pemalang, Tempat Warga Ngadem saat Cuaca Panas
Naik Perahu Demi Edukasi, Polisi Bekali Pelajar Pulau Sebesi Lawan Narkoba dan Bullying
Kasus Proyek Fiktif Rp 400 Juta di Barito Timur Belum Ada Tersangka, Kinerja Penyidik Dipertanyakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:04 WIB

Resmi Dibuka, TMMD ke-129 Fokus Bangun Desa Parungponteng Tasikmalaya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:46 WIB

Fenomena Situ Gede di Musim Kemarau, Hamparan ‘Karpet Hijau’ Jadi Wisata Dadakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:15 WIB

Polisi Diminta Dalami Dugaan Aktivitas Galian C Ilegal di Balik Kebakaran Hutan Bukit Condong Inhil

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:15 WIB

Tembok Lapas Bukan Penghalang: Warga Binaan Kendal Ukir Jejak Pengabdian

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:08 WIB

Viral di Medsos, Gadis Asal Bantarbolang Pemalang Kini Didampingi Unit PPA

Berita Terbaru

Berita terbaru

Resmi Dibuka, TMMD ke-129 Fokus Bangun Desa Parungponteng Tasikmalaya

Sabtu, 18 Jul 2026 - 20:04 WIB