PEMALANG, MNP – Hampir 4.000 personel kini menjadi bagian dari denyut operasional PT Desa Sarana Mutiara (PT dSM).
Dari tenaga keamanan, kebersihan hingga teknis, ribuan pekerja tersebut tersebar di empat kantor cabang dan menjadi kekuatan utama perusahaan yang telah melewati perjalanan 16 tahun.
Kini, PT dSM tak ingin berhenti di angka tersebut. Memasuki fase menuju HUT ke-21, perusahaan membidik ekspansi jaringan operasional ke sejumlah kota strategis di Indonesia, sekaligus membawa layanan Integrated Facility Management berbasis teknologi digital ke level yang lebih luas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bukan sekadar mengejar pertumbuhan bisnis, ekspansi tersebut juga diarahkan untuk membuka semakin banyak lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan personel.
PT dSM menargetkan standardisasi mutu manajemen berlevel internasional serta penguatan jenjang karier bagi para pekerjanya.
Perjalanan PT dSM selama 16 tahun bukan tanpa tantangan. Salah satu ujian terberat terjadi ketika krisis global dan pandemi COVID-19 menghantam berbagai sektor usaha.
Di tengah situasi tersebut, perusahaan dituntut menjaga dua hal sekaligus: keselamatan ribuan personel di lapangan dan kualitas pelayanan kepada para klien.
Dari tekanan itulah perusahaan mengklaim terbentuk menjadi organisasi yang lebih tangguh dan adaptif.
“Kami melihat perjalanan 16 tahun sebagai proses panjang untuk belajar dan beradaptasi. Krisis justru mengajarkan kami bagaimana menjaga tim tetap kuat, keselamatan personel tetap menjadi perhatian, sementara pelayanan kepada klien harus tetap berjalan,” ujar Dirut PT dSM DR. Deni Salahuddin,SE,SH,MM,MH
Besarnya jumlah personel yang dikelola PT dSM juga membawa efek ekonomi bagi daerah melalui penyerapan tenaga kerja.
Perusahaan menyatakan berkomitmen memenuhi hak-hak normatif pekerja, termasuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, penerapan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), serta pelatihan dan sertifikasi berkala untuk meningkatkan kompetensi personel.
Dari sisi kontribusi daerah, kepatuhan terhadap kewajiban pajak lokal dan retribusi resmi menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap pembiayaan pembangunan daerah.
PT dSM juga menyebut sinergi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemalang dalam modernisasi pelayanan persampahan dan penataan fasilitas publik sebagai bagian dari kontribusi perusahaan terhadap lingkungan dan pelayanan masyarakat.
Bidik Desa, Siapkan Pemuda Siap Kerja
Menariknya, ekspansi PT dSM tidak hanya diarahkan ke kota-kota besar, Perusahaan juga menyiapkan program yang menyasar langsung masyarakat pedesaan di Pemalang.
Melalui program Desa Siap Kerja, PT dSM menargetkan pelatihan keterampilan dan sertifikasi kerja gratis bagi pemuda desa potensial.
Program itu diharapkan menjadi jembatan antara pemuda pedesaan dengan kebutuhan dunia kerja, sekaligus membuka peluang mereka masuk ke jaringan kerja PT dSM.
Selain itu, ada program Desa Bersih dan Hijau yang diarahkan untuk mendorong sistem pengelolaan sampah mandiri skala mikro di desa.
Sementara program CSR Mutiara Desa disiapkan dalam bentuk pembagian sembako, bantuan fasilitas umum hingga kegiatan kesehatan masyarakat.
Dirut PT dSM DR. Deni Salahuddin menegaskan, pertumbuhan perusahaan harus berjalan bersama peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Target kami bukan hanya memperluas wilayah operasional. Kami ingin ketika PT dSM hadir di sebuah daerah, ada manfaat yang ikut dirasakan masyarakat, terutama melalui lapangan kerja dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia,” katanya.
Menuju HUT ke-21, PT dSM Incar Level Nasional
Dengan hampir 4.000 personel saat ini, PT dSM menatap lima tahun ke depan dengan target yang lebih besar.
Ekspansi nasional, digitalisasi layanan, standardisasi manajemen berlevel internasional, peningkatan kompetensi hingga penguatan kesejahteraan pekerja menjadi agenda utama.
PT dSM kini membawa ambisi lebih besar, bukan hanya bertahan setelah 16 tahun perjalanan, tetapi tumbuh menjadi pemain Integrated Facility Management yang mampu bersaing di panggung nasional.
HUT PT dSM ke -16 juga di isi dengan gelaran senam bersama, dengan diikuti 1000 orang, dari berbagai komunitas senam , diantaranya ILDI, ULD, YAI, ASKI, dan dihadiri oleh Plt Bupati Pemalang, yang diwakili sekda dan KA OPD.
![]()
Penulis : Ragil
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan