Refleksi Pemikiran Bung Karno, PDIP Kota Tasikmalaya Bakal Gandeng Akademisi dan Aktivis Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan Pendidikan Politik sekaligus pembagian Surat Keputusan (SK) Pengurus Anak Cabang (PAC), Ranting, dan Anak Ranting dari DPD PDI Perjuangan Jawa Barat.

Kegiatan yang bertepatan dengan momentum Bulan Bung Karno ini berlangsung di Kantor DPC PDIP, Jalan Letnan Harun, Kota Tasikmalaya, pada Sabtu (20/06/2026).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya, Dodo Rosada, S.H., M.H., menyerahkan langsung SK tersebut kepada para pengurus PAC.

Dodo menjelaskan bahwa penyerahan SK ini menjadi pemantik awal, sementara puncak peringatan Bulan Bung Karno tingkat DPC sendiri baru akan dilaksanakan pada 27 Juni mendatang.

“Puncak acara nanti akan diisi dengan talk show yang melibatkan berbagai elemen mahasiswa, termasuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di Kota Tasikmalaya. Narasumbernya insyaallah dari kalangan akademisi serta praktisi hukum dan politik,” ujar Dodo.

Ia menambahkan, diskusi tersebut bertujuan memberikan edukasi politik kepada masyarakat sekaligus menampung gagasan kritis mahasiswa terkait kondisi pemerintahan saat ini.

Selain itu, agenda ini menjadi ruang refleksi untuk mengimplementasikan pemikiran Bung Karno yang hingga kini menjadi role model dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Agenda penyerahan SK ini dihadiri oleh jajaran Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) dari 10 PAC di Kota Tasikmalaya. Tingkat kehadiran pengurus pun terbilang sangat tinggi, mencapai hampir 99%.

“Ada dua PAC yang pengurus KSB-nya tidak lengkap karena sekretarisnya sakit dan ada yang sedang di luar kota. Namun, secara keseluruhan kehadiran ini sudah memenuhi syarat dan menunjukkan tingkat soliditas serta kepatuhan yang tinggi terhadap instruksi partai,” tegas Dodo.

Dengan legalitas baru ini, DPC berharap para pengurus tidak hanya memegang SK di atas kertas, melainkan menjadikannya motivasi untuk memacu kerja politik yang nyata di wilayah masing-masing, khususnya dalam menyongsong Pemilu 2029.

PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya bertekad mengembalikan kejayaan partai seperti pada Pemilu 2009 silam.

“Target kita di 2029 adalah merebut kembali kursi-kursi yang hilang. Dari yang awalnya 7 kursi, kita optimis bisa mengembalikan jumlah tersebut dan mendongkrak kembali perolehan suara partai yang sempat turun,” lanjutnya.

Senada dengan DPC, optimisme tinggi juga disuarakan oleh tingkat pengurus kecamatan. Seperti Ketua PAC PDIP Kecamatan Bungursari, Asep Solehudin (Devo), menyatakan bahwa seluruh jajaran KSB dari wilayahnya hadir lengkap untuk menerima SK dari DPD.

Asep mengungkapkan bahwa proses rekrutmen hingga tingkat Ranting dan Anak Ranting telah berjalan lancar, di mana SK-nya sudah dibagikan terlebih dahulu saat agenda roadshow sebelumnya.

“Alhamdulillah, untuk Bungursari semua hadir kompak. Harapan ke depan, seluruh pengurus bisa semakin solid. Dengan struktur yang sudah lengkap hingga akar rumput, kami di Bungursari bahkan menargetkan adanya penambahan kursi, dari yang tadinya 7 menjadi 9 kursi pada pemilu mendatang,” pungkas Asep penuh optimis.

Loading

Penulis : Mon

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Warga Geger! Polsek Malangbong Cek Penemuan Mayat Mr. X di Blok Rengrang
Ketika Doa Menjadi Pondasi: Jembatan Garuda Merah Putih Siap Menyatukan Dua Kampung di Tamansari
Bukti Nyata Wakil Rakyat Hadir, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak RUU Perkoperasian
Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa
Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat
Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:55 WIB

Refleksi Pemikiran Bung Karno, PDIP Kota Tasikmalaya Bakal Gandeng Akademisi dan Aktivis Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:52 WIB

Warga Geger! Polsek Malangbong Cek Penemuan Mayat Mr. X di Blok Rengrang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:38 WIB

Ketika Doa Menjadi Pondasi: Jembatan Garuda Merah Putih Siap Menyatukan Dua Kampung di Tamansari

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:01 WIB

Bukti Nyata Wakil Rakyat Hadir, Anggota DPR-RI Rizal Bawazier Desak RUU Perkoperasian

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:41 WIB

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Berita Terbaru

Ket foto : Instalasi Air Minum Milik Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, di Kp Geledug-Desa Barengkok, Kecamatan Leuwiliang. (Photo : Jeffry Sukapura/Tim)

Berita terbaru

Sering Mati dan Keruh, Pelanggan Perumda Air Minum Leuwiliang Kecewa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:41 WIB