Ratusan Personel dan Puluhan Alat Berat Dikerahkan, Pemkab Pakpak Bharat Terus Normalisasi Pasca Longsor

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Ratusan personel gabungan dari lintas instansi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Pakpak Bharat terus berjuang tanpa henti menormalisasi berbagai fasilitas publik yang terdampak parah oleh bencana longsor.

Hingga hari ini, upaya penanganan difokuskan pada pembersihan jalan-jalan, pemulihan jaringan air bersih, dan perbaikan jaringan komunikasi di berbagai lokasi terdampak.

Puluhan unit alat berat telah dimobilisasi ke titik-titik longsor yang sulit dijangkau secara manual.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang-Perhubungan (PUTR-Hub), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pakpak Bharat mengerahkan berbagai jenis alat berat yang mereka miliki.

Tak ketinggalan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan turut mengerahkan armada damkar serta kendaraan angkut personel untuk memobilisasi ratusan anggota tim gabungan.

Truk trailer pengangkut alat berat tampak hilir mudik memindahkan unit-unit ke lokasi bencana, sementara truk pengangkut personel Satpol PP membawa tenaga gabungan ke titik-titik longsor.

“Wajah lelah, kurang tidur, tergambar jelas di setiap personel. Namun harapan besar dari banyak masyarakat yang hingga kini masih terisolasi di Pagindar, Sibongkaras, dan beberapa wilayah lain, menjadi sebuah motivasi bagi mereka,” lapor MNP.

Meskipun terlihat jelas kelelahan dan kurang tidur, para personel yang bertugas, termasuk operator alat berat, driver, dan tenaga pendukung lainnya, menjadikan harapan masyarakat yang masih terisolasi sebagai motivasi utama.

Seorang operator excavator senior mengungkapkan harapannya agar upaya ini cepat selesai.

“Kami sebenarnya ingin pulang, lelah badan. Berhari-hari kami di lapangan, tidur seadanya. Mudah-mudahan cepat selesai, dan kita semua bisa hidup normal lagi, jauh dari bencana seperti ini,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya dukungan logistik dan peralatan agar upaya penanganan tidak terhambat.

“Mudah-mudahan lancar-lancar terus, bahan bakar, makan minum personel dan lainnya, termasuk cadangan sparepart alat ini apabila diperlukan, dan memang sejauh ini tidak ada kendala terkait hal ini,” jelasnya.

Kendala utama yang dihadapi tim di lapangan saat ini adalah perubahan cuaca yang ekstrem. “Kendala kami paling cuaca yang sering berubah, kadang panas, lalu tiba-tiba hujan deras, berbahaya ini,” tambahnya.

Dukungan logistik dan moril bagi tim penanggulangan bencana juga mengalir dari para pemangku wilayah setempat.

Para camat dan kepala desa terus bersiaga sepanjang waktu, memberikan bantuan berupa bahan makanan, minuman, dan bantuan lain bagi setiap anggota tim yang bekerja keras di garis depan.

Loading

Facebook Comments Box

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026
Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir
Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak
Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti
Siapkan 10.000 Hektar Lahan, Pemkab Pakpak Bharat Sambut Tim Ditjenbun Kementan RI
Tasikmalaya Zona Merah Korupsi: Masalahnya Sistemik, Bukan Sekadar Persepsi
Musrenbang Desa Kersamanah Fokuskan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:57 WIB

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:48 WIB

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:22 WIB

Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:48 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:19 WIB

Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti

Berita Terbaru