Ratusan Jurnalis Garut Serukan Presiden Prabowo Subianto Pecat Mendes PDTT Yandri Susanto

Kamis, 6 Februari 2025 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Sikap dan Pernyataan Kontroversi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Yandri Susanto, mengenai wartawan bodrek dan LSM menggangu Desa berbuntut panjang.

Sikap dan pernyataan yang melecehkan profesi Jurnalis dan LSM dianggap sebagai pengganggu direspon keras oleh para jurnalis di Tanah Air.

Tak terkecuali di kabupaten Garut, ratusan jurnalis dari 42 kecamatan di Kabupaten Garut menggeruduk kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Rabu 5 Februari 2025.

Ratusan jurnalis dari Berbagai Media dan Organisasi Profesi mengutuk keras pernyataan Mendes PDTT Yandri Susanto menyebut adanya wartawan Bodrex dan LSM yang menggangu kinerja Desa.

Tangkap LSM dan Wartawan Bodrek.

Yandri menekan kepolisian agar aparat penegak hukum menangkap LSM dan Wartawan Bodrex tersebut.

Statement Sang Mentri tersebut menyulut reaksi para jurnalis diberbagai indonesia di kab Garut. Dengan adanya pernyataan tersebut, memantik reaksi keras.

Aksi Ratusan Jurnalis Garut di kantor DPMD Kabupaten Garut, diterima oleh Erwin selaku sekertaris DPMD Kab. Garut.

Pihak DPMD Kab. Garut menerima pernyataan sikap para kuli tinta agar Presiden Prabowo memberhentikan Menteri Desa dan pihaknya berjanji akan menyampaikan ke pihak terkait.

Sementara, Heru Sugiman korlap aksi unjuk rasa meminta Presiden Prabowo Subianto agar memecat Mentri Desa yang telah melecehkan profesi jurnalis, Wartawan dan LSM.

“Kontribusi jurnalis , wartawan dan LSM cukup besar bagi Negara. Kami tidak terima bila pejabat tinggi negara melecehkan profesi kami,” tegas Heru.

Hal senada disampaikan Solihin Afsor selaku Dewan Penasehat dan Pembina DPD Ikatan Wartawan online Indonesia Kab Garut.

Menurutnya, aksi hari ini sebagai respon terhadap seorang mentri yang asal bunyi, menghina dan melecehkan wartawan.

Solihin menyebut, hal hal yang dapat mengkriminalisasi wartawan harus dilawan. “Kami minta presiden prabowo segera memecat mentri desa,” papar Solihin.

Aksi damai yang dihadiri 150 orang yang terdiri dari wartawan lintas organisasi di kab Garut mendapat pengamanan dari Polres Garut agar kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berjalan tertib dan aman.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Wakil Ketua Koperasi Paku Janang Membangun Soroti Keterlambatan RAT dan Ketidaksinkronan Laporan
Dua Rumah dan Ruang Kadis PU di Pemalang Kena Segel KPK
DARURAT SAMPAH! Armada DLH Enrekang Tua dan Rusak, Anggaran BBM Cuma Cukup Sampai Agustus
Karya Warga Binaan Lapas Cipinang di President University: Bukti Nyata Hasil Pembinaan Humanis
Mahasiswa KKN-T Unhas Wujudkan Peta Administrasi Berbasis SIG di Kelurahan Panaikang, Jeneponto
Mata Air Kuta dan Karangsari, Oase Penyelamat Krisis Air Warga Pemalang
Sita 1.075 Ml Cairan Haram, Polres Pemalang Ringkus Dua Produsen Ganja Sinte
Camat Karusen Janang Geram! PT Anglo Eastern Plantations Plc Diduga Bebaskan Lahan Diam-diam 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:02 WIB

Wakil Ketua Koperasi Paku Janang Membangun Soroti Keterlambatan RAT dan Ketidaksinkronan Laporan

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:51 WIB

Dua Rumah dan Ruang Kadis PU di Pemalang Kena Segel KPK

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:15 WIB

DARURAT SAMPAH! Armada DLH Enrekang Tua dan Rusak, Anggaran BBM Cuma Cukup Sampai Agustus

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:00 WIB

Karya Warga Binaan Lapas Cipinang di President University: Bukti Nyata Hasil Pembinaan Humanis

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:46 WIB

Mahasiswa KKN-T Unhas Wujudkan Peta Administrasi Berbasis SIG di Kelurahan Panaikang, Jeneponto

Berita Terbaru

Berita terbaru

Dua Rumah dan Ruang Kadis PU di Pemalang Kena Segel KPK

Rabu, 29 Jul 2026 - 09:51 WIB