Pemberdayaan Masyarakat Bantarsari, Dorong Budidaya Lele Berkualitas dan Bernilai Ekonomi

Jumat, 25 September 2026 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP — Kelompok Masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, melaksanakan program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan budidaya ikan lele sistem bioflok.

Kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan keterampilan warga sekaligus membuka peluang ekonomi produktif di lingkungan masyarakat.

Program yang dilaksanakan di wilayah RW 010 Kelurahan Bantarsari tersebut mendapat perhatian dari pemerintah setempat.

Pelatihan tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga memperkenalkan praktik budidaya ikan lele menggunakan media kolam terpal dengan sistem bioflok.

Ketua Pokmas Kelurahan Bantarsari, Tatang Supriadi, mengatakan program pemberdayaan tersebut diharapkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga di lingkungan RW 010.

“Alhamdulillah, dengan adanya pemberdayaan masyarakat di lingkungan RW 010 ini bisa bermanfaat. Kami berharap masyarakat bisa menghasilkan ikan lele yang berkualitas dan hasilnya juga dapat memberikan manfaat secara ekonomi,” ujar Tatang, Jumat (25/09/2026).

Menurutnya, keberadaan program pemberdayaan masyarakat seharusnya tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan.

Setelah mendapatkan pengetahuan dan fasilitas awal, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan kegiatan tersebut secara mandiri sehingga dapat menjadi kegiatan produktif yang berkelanjutan.

Budidaya lele dengan sistem bioflok menjadi salah satu alternatif karena dapat dilakukan pada lahan yang relatif terbatas.

Selain menghasilkan ikan untuk konsumsi, apabila dikelola secara serius, hasil budidaya juga berpotensi dikembangkan menjadi usaha ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Camat Bungursari Kota Tasikmalaya, Sodik Sunandi, menegaskan bahwa pemberdayaan budidaya ikan lele merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Tasikmalaya di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya.

Ia mengingatkan agar kegiatan pemberdayaan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial yang selesai setelah pelatihan berakhir.

“Pemberdayaan budidaya ikan lele merupakan program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Tentunya bukan hanya kegiatan seremonial,” kata Sodik.

Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan dapat dilihat dari sejauh mana masyarakat mampu memanfaatkan pelatihan dan fasilitas yang diberikan untuk menghasilkan kegiatan produktif.

Karena itu, diperlukan pengelolaan yang konsisten, mulai dari pemeliharaan ikan, pemberian pakan, pengelolaan kualitas air, hingga proses panen dan pemasaran.

Dengan demikian, program yang menggunakan anggaran pemberdayaan masyarakat tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi warga.

Kegiatan di Bantarsari juga diharapkan menjadi contoh bahwa program pemberdayaan masyarakat dapat diarahkan pada kegiatan yang memiliki hasil dan manfaat langsung.

Tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat lingkungan.

Dengan adanya sinergi antara Pokmas, pemerintah kelurahan, kecamatan dan masyarakat, budidaya lele bioflok di RW 010 diharapkan dapat terus berkembang dan menghasilkan ikan berkualitas sekaligus menjadi salah satu sumber tambahan pendapatan bagi warga.

Loading

Penulis : Soni

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Musrenbangdes Rawa Sekip Tahun 2027: Empat Prioritas Pembangunan Disusulkan
Buntut Video Ketua MUI Kota Tasik, Tuntutan Penutupan Kings Family Karaoke Minta Diuji Transparan
Kunjungi Koramil Rajapolah, Ini Pesan Dandim 0612/Tasikmalaya
Dindikpora Pemalang Bergerak! Perlindungan Anak Diperkuat, Sekolah Harus Aman Tanpa Bullying 
Soal Peredaran Miras di Cilodong, Praktisi Hukum: Satpol PP Depok Jangan Tunggu Viral Baru Tindak
Efektifkan Dana Bantuan Keuangan Khusus, TPK Bersama Warga Desa Neglasari Bangun Jalan Lingkungan
Kadisdik Kabupaten Tasikmalaya Lakukan Pembinaan di SMPN 2 Kadipaten
Asap Kabut Pekat, Puskesmas, Polsek dan Kecamatan Kuala Cenaku Bagikan Masker

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Musrenbangdes Rawa Sekip Tahun 2027: Empat Prioritas Pembangunan Disusulkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Buntut Video Ketua MUI Kota Tasik, Tuntutan Penutupan Kings Family Karaoke Minta Diuji Transparan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Kunjungi Koramil Rajapolah, Ini Pesan Dandim 0612/Tasikmalaya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Dindikpora Pemalang Bergerak! Perlindungan Anak Diperkuat, Sekolah Harus Aman Tanpa Bullying 

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Soal Peredaran Miras di Cilodong, Praktisi Hukum: Satpol PP Depok Jangan Tunggu Viral Baru Tindak

Berita Terbaru

Berita terbaru

Kunjungi Koramil Rajapolah, Ini Pesan Dandim 0612/Tasikmalaya

Jumat, 9 Okt 2026 - 09:08 WIB