Populer di Luar Negeri, Mahasiswa Asal Sidoarjo Sukses Ciptakan Filter Instagram

Selasa, 25 April 2023 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo, MNP – Zaman kini semakin dimudahkannya kita dalam komunikasi. Media sosial adalah salah satu metode kita terhubung bersama orang lain dengan jarak jauh.

Salah satunya Instagram, dengan aplikasi tersebut kita dapat menangkap insentif harian kita dengan mengunggah gambar atau video.

Media sosial Instagram adalah aplikasi yang menyediakan berbagai gambar dan video. Pengguna media sosial juga kerap mengambil foto dan video dengan berbagai filter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, platform media sosial ini juga memberikan peluang besar bagi penggunanya untuk membuat filter secara kreatif.

Kita bisa merasakan kemajuan teknologi sekarang, seperti penambahan filter Instagram yang dirancang untuk memperindah gambar dan video.

Dengan tambahan filter Instagram, banyak orang yang berbondong-bondong menjadi pembuat filter.

Misalnya, Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama, Seorang mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura yang berasal dari kota Udang Sidoarjo membagikan pengalamannya dalam membentuk filter pada Instagram.

Rifqi mengatakan, alasannya membuat filter sangat mendetail, yakni untuk menghemat biaya dan mempersingkat waktu editing gambar dan video.

“Alasan saya menghasilkan filter di Instagram semata-mata guna mempersingkat waktu edit gambar, serta pula untuk menghemat pengeluaran,” ucapnya, Selasa (25/04).

Rifqi menceritakan, waktu itu dirinya ingin mencetak gambar, tetapi tatkala meminta untuk menambahkan bingkai pada gambar, petugas percetakan meminta tambahan anggaran jasa.

“Nah, dari sinilah timbul ide untuk membentuk filter bingkai foto,” ujar Rifqi perihal alasan dibuatnya filter tersebut.

Pemuda yang biasa disapa Rifqi ini juga membagikan pengalamannya belajar membuat filter Instagram.

“Filter Instagram ini saya buat karena penasaran dan dukungan media sosial,” kata Rifqi kala itu.

Dalam belajar membuat filter, atas dasar hanya mengobati rasa ingin tahu dan antusiasme yang tiada habisnya untuk mencari sumber informasi dengan mengeksplorasi dan mengasah kecakapan yang ingin dimunculkan.

Tak hanya itu, Rifqi juga membagikan proses pengerjaan filter Instagram pertamanya, mulai dari ide filter hingga pembentukan filter.

“Semuanya berawal dari iseng, berkat informasi di berbagai media, dan mengembangkan hobi saya di bidang digital, karena saya sudah tertarik dengan bidang editing gambar dan video sejak SMP,” ungkapnya.

Sejak awal, Rifqi sudah memiliki skill atau keahlian dan minat yang besar di bidang IT. Rifqi pun menceritakan setelah memiliki channel YouTube pribadinya, ia juga menemukan bakatnya di bidang editing gambar dan video.

Selama proses pembuatan filter, anak muda tersebut juga mendapati sejumlah kesulitan, mulai dari pemilihan efek warna, mengatur kontras, hingga pemasangan alat pendukung.

Namun dari kesulitan tersebut, Rifqi memperoleh berbagai ilmu baru yang membuatnya semakin optimis dengan karya yang akan diciptakannya.

Yang eksklusif dari filter Instagram Rifqi adalah ia belajar secara otodidak. Seperti yang kita ketahui bersama, membentuk filter membutuhkan keterampilan dan pengalaman yang lumayan, terutama di bidang IT.

Dengan keterbatasan informasi yang dimilikinya, Rifqi tidak berserah untuk berkarya melalui filter Instagram. Namun, keterbatasan inilah yang membuat Rifqi semakin rajin dan giat membentuk filter yang lebih inovatif, kreatif dan menarik.

Menariknya, ketika ditanya tentang tujuan Rifqi membuat filter Instagram, Ia menuturkan, semua berawal dari keinginan untuk mengembangkan hobinya di bidang IT.

Rifqi menggemari editing gambar dan video sejak menempuh pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga masuk Sekolah Menengah Atas (SMA).

Dia bahkan memiliki saluran YouTube dengan ratusan ribu pelanggan berkat hobi lamanya ini, karena dia menemukan minatnya dalam segi mengedit.

Namun yang mengejutkannya, jurusan universitas yang dipilihnya tidak sesuai dengan hobinya. Saat ini Rifqi sedang kuliah Hukum di Universitas Trunojoyo Madura.

“Saya menempuh perkuliahan hukum karena saya ingin menjauhi matematika. Saat itu saya juga menganggap prospek kerja setelah lulus nanti sangat bagus,” ujar Rifqi.

Dia pun sengaja memutuskan jurusan yang berbeda dengan hobinya, karena minat itu berdasarkan apa yang sudah Rifqi pelajari pada saat SMA.

“Pengalaman mengikuti kompetisi moot court serta keinginan menjadi ahli hukum,” ujarnya.

Usaha Rifqi dalam membuat filter tidak sia-sia, karena filter buatannya telah populer di beberapa negara, yaitu india, India, Brazil, Mexico, Venezuela, Colombia dan negara lainnya.

“Waktu hendak upload filter baru, saya mengetahui filter saya viral, yaitu setelah 1 minggu berhasil upload filter pertama, saya kaget karena insight rekapitulasi frekuensi Filter dibuka 4juta kali,” tuturnya.

Tidak hanya itu, ketika Rifqi ke kampus, teman teman kampusnya bertanya bagaimana cara membuat filternya hingga beberapa dari mereka memesan filter.

Mahasiswa asal Sidoarjo ini awalnya tidak mengetahui bahwa filter miliknya populer di berbagai negara, karena ketika ketika hendak memposting filter miliknya yang lain, ternyata filter miliknya sudah dibuka sebanyak 4 juta kali.

Dari viral filternya, ia mulai menerima beberapa permintaan untuk membuat filter Instagram untuk teman-teman kuliahnya, serta permintaan dari berbagai kalangan masyarakat.

Menurut Rifqi, ia memiliki cara menarik untuk membuat filternya menjadi viral dengan fokus pada tren yang sedang booming di Indonesia.

Kalau untuk viral, Rifqi mengaku kurang paham karena ia baru mulai hanya karena iseng saja, tapi dari analisanya filter Instagram banyak digunakan saat ini karena yang sedang trending sekarang ini.

“Mulai dari segi keunikan dan penyesuaian trend, seperti pada saat kasusnya Ferdi sambo, sehingga kalian dapat membuat filter yang berkaitan dengan Ferdi Sambo,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Rifqi juga memanfaatkan momentum berita viral di Indonesia sebagai salah satu strateginya untuk menambah pengguna filter.

Alhasil, pengguna filternya bisa bertambah hingga 4 kali lipat atau bahkan 5 kali lipat jumlah penggunanya.
Dalam karya-karya yang telah dibuat.

Rifqi berharap dapat menggunakan ilmu dan bakat profesionalnya di bidang IT untuk memberi manfaat bagi orang-orang di sekitarnya.

“Saya berharap kelebihan atau keahlian saya bisa bermanfaat bagi banyak orang, dan saya ingin memudahkan orang untuk menggunakan teknologi, karena sekarang kita harus menggunakan teknologi kemanapun kita pergi,” kata Rifqi kala itu.

Dirinya pun memiliki cita-cita yang sangat tinggi, yakni dengan kemampuan dan bakatnya di bidang IT, ia dapat menciptakan berbagai karya yang dibutuhkan banyak orang,

Apalagi di era yang berdampak teknologi ini. Tidak hanya melalui filter Instagram, tetapi juga melalui berbagai media yang ada.

“Impian saya adalah masyarakat umum dapat menggunakan filter saya dengan bijak, tidak menyalahgunakannya, sehingga kita semua dapat memiliki nilai-nilai positif yang bermanfaat bagi semua,” harap Rifqi.

Dari artikel diatas marilah kita sama-sama mengapresiasi kaum milenial yang memanfaatkan teknologi untuk dijadikan peluang karya untuk meningkatkan kwalitas teknologi digital Indonesia guna membawa nama baik Indonesia ke kancah dunia. (Ist)

Loading

Berita Terkait

Sidang Kasus Cieunteung: Keluarga Korban Pembunuhan Minta Pelaku Dihukum Berat
Terima Catatan Strategis DPRD, Pemkab Pakpak Bharat Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan
Sidang Liang Saragi II Memanas: Keterangan Saksi Buka Celah Dugaan Maladministrasi dan Kepentingan Terselubung
Senyum Bahagia Warga Panglayungan, Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng 
Bolos Saat Jam Pelajaran, Polsek Banyuresmi Tertibkan Puluhan Pelajar “Nongkrong” di Pasar Banyuresmi
Peringati Hari Kartini, Kader Posyandu Kencana Panglayungan Bagikan MBG Sambil Berkebaya
Hadapi Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, Bupati Pakpak Bharat Ikuti Rakornas Antisipasi Krisis Pangan
Nenek Curiga Korban Tak Haid, Polisi Ringkus Predator Anak di Garut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 21:08 WIB

Sidang Kasus Cieunteung: Keluarga Korban Pembunuhan Minta Pelaku Dihukum Berat

Selasa, 21 April 2026 - 18:39 WIB

Terima Catatan Strategis DPRD, Pemkab Pakpak Bharat Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan

Selasa, 21 April 2026 - 18:02 WIB

Sidang Liang Saragi II Memanas: Keterangan Saksi Buka Celah Dugaan Maladministrasi dan Kepentingan Terselubung

Selasa, 21 April 2026 - 15:23 WIB

Senyum Bahagia Warga Panglayungan, Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng 

Selasa, 21 April 2026 - 14:55 WIB

Bolos Saat Jam Pelajaran, Polsek Banyuresmi Tertibkan Puluhan Pelajar “Nongkrong” di Pasar Banyuresmi

Berita Terbaru