Tasikmalaya, MNP – Penjabat Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowanyah menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bungursari, Kamis (26/01).
Nampak hadir Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Muslim.,S.Sos, para pejabat esselon II, Camat Bungursari, para lurah, tokoh agama dan masyarakat, LPM, Karang Taruna serta tamu undangan lainnya.
Usai Musrenbang, ketika disinggung isu stunting, penjabat Wali Kota memuji lintas sektor terkait, lantaran signifikansi angka kasus stunting di Kota Tasikmalaya sudah menurun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini merupakan kerjasama semua pihak, hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kemenkes, angka stunting Kota Tasikmalaya dari 28 persen kini menjadi 22 persen,” ungkap Cheka.
Raihan tersebut lanjut dia, berkat kolaborasi semua pihak, mulai tingkat RT/RW, kelurahan kecamatan hingga dinas sekrotal terkait.
Lantaran itu, Cheka menyebut Pemkot Tasikmalaya menggalakan program orang tua asuh. Sehingga akan lebih detail, data dan pertanggungjawabannya berdasarkan by name by addres.
“Semua kepala daerah menginginkan 0 (zero stunting, red), tidak ada lagi kasus terjadi kelaparan di daerahnya,” pungkas Cheka. (Sn).
![]()









Tinggalkan Balasan