Tasikmalaya, MNP – Saluran irigasi Blok Gunung Mongot Tengah kelurahan Sukajaya kecamatan Bungursari yang berhulu di Gandok kelurahan Bungursari tidak berfungsi.
Padahal, dulu saluran tersebut mampu mengairi area persawahan para petani setempat. Kini warga menantikan aktivasi saluran yang sudah hampir tujuh tahun kondisi runtuhan diduga dibiarkan, tidak dilirik pemerintah.
Yaya salah seorang petani asal Kp Ranjeng Pasirangin mengatakan, saat ini puluhan hektare sawah sangat membutuhkan pengairan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berharap, saluran irigasi Blok Gunung Mongot Tengah bisa diperbaiki, agar sawah bisa kembali produktif,” ungkap Yaya saat ditemui MNP, Sabtu (03/06/2023).
Menurutnya, hampir lebih tujuh tahun petani tidak bercocok tanam karena sawah tidak ada air, ” bukan mata air yang ada tetapi air mata yang kami dapat,” cetus Yaya denga mimik sedih.
Para petani perlu pengairan untuk sawahnya, jangan sampai menjadi gambut seperti sekarang. Dengan ini petani meminta pihak pemerintah segera bangun saluran air yang melintas sawah.
“Kami sekarang hanya bisa menangis, sawah kami sekarang diganti dengan tanaman palawija yang tidak seberapa hasilnya hanya cukup untuk bayar pajak saja,” ungkapnya.
Pantauan MNP di lokasi, banyak sekali runtuhan saluran ini dan sudah menjadi semak belukar. Hal tersebut dikhawatirkan akan menjadi sarang binatang melata seperti ular, biyawak tentunya sangat membahayakan keselamatan warga.
Dengan kondisi seperti ini, warga dan para petani meminta pihak pemerintah dalam hal ini dinas PUTR kota Tasikmalaya maupun DPRD segera melakukan perbaikan saluran ini agar para petani bisa kembali produktif. (SN)
![]()









Tinggalkan Balasan