TASIKMALAYA, MNP – Pemandangan berbeda terlihat dalam kegiatan pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di Posyandu Kencana, RW 11, Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Selasa (21/04/2026).
Para kader posyandu yang bertugas melayani balita, ibu menyusui (busui), serta ibu hamil (bumil) nampak anggun mengenakan pakaian kebaya.
Ternyata, penampilan tersebut sengaja dilakukan untuk memperingati Hari Kartini, mengenang sosok pahlawan nasional pelopor emansipasi wanita di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ibu Upi, salah satu kader Posyandu Kencana, menjelaskan bahwa penggunaan kebaya ini adalah bentuk penghormatan atas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam mengangkat derajat kaum perempuan, terutama dalam akses pendidikan dan hak-hak sosial.
“Bagi kami kaum ibu, sosok Ibu Kartini sangat menginspirasi. Beliau berjuang di zaman penjajahan untuk kesetaraan gender. Jika dulu semboyannya adalah ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’, sekarang kita tinggal menikmati hasil perjuangannya. Menggunakan kebaya adalah cara sederhana kami memperingati jasa beliau,” ujar Ibu Upi di sela-sela kegiatan.
Melalui momen ini, Ibu Upi juga menitipkan pesan mendalam bagi generasi muda perempuan di era digital saat ini agar tidak melupakan sejarah. Menurutnya, menghargai jasa pahlawan tidak boleh hanya sebatas perayaan seremonial setiap tanggal 21 April.
“Harapan saya, apa yang diperjuangkan Ibu Kartini bisa memotivasi generasi bangsa untuk melakukan hal-hal positif. Jangan lupakan sejarah. Meskipun zaman sudah berubah dari kolonisasi ke digitalisasi, semangat Kartini harus tetap hidup, baik dalam dunia pendidikan, pekerjaan, maupun kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Kegiatan pembagian MBG ini pun berlangsung penuh kehangatan. Selain memastikan asupan gizi masyarakat terpenuhi, kehadiran para “Kartini masa kini” di Posyandu Kencana ini berhasil membawa pesan semangat perjuangan dan kemerdekaan bagi kaum perempuan di wilayah Kelurahan Panglayungan.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan