Peresmian Kampung Pramuka Pertama di Bungursari, Diky Candra: Bentuk Generasi Muda Berkarakter

Rabu, 3 Desember 2025 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP — Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candra Negara, meresmikan Kampung Pramuka di Babakan Erwan, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Rabu (3/12/2025).

Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan generasi muda melalui gerakan Pramuka yang berbasis pada komunitas masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Tasikmalaya, H. Muhammad Yusuf, jajaran pengurus Kwarcab, perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, serta para pembina dari berbagai gugus depan.

Kolaborasi antara pemerintah kota, Kwarcab, dan masyarakat ini melahirkan Kampung Pramuka sebagai ruang edukasi dan pembinaan karakter yang berkelanjutan.

Kampung Pramuka Babakan Erwan diinisiasi untuk menghadirkan lingkungan yang menanamkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

Programnya mencakup kegiatan sosial, pelestarian lingkungan, pengembangan karakter, hingga pelatihan keterampilan yang dapat diikuti masyarakat lintas usia.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Rd Diky Candra menegaskan bahwa gerakan Pramuka selama ini terbukti efektif dalam membentuk anak muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki kepedulian sosial.

Ia berharap Kampung Pramuka dapat menjadi contoh penerapan nilai kepramukaan yang tak terbatas pada kegiatan sekolah, namun juga hidup di tengah-tengah pemukiman warga.

Diky juga menyoroti tantangan generasi muda di era perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang cepat.

Ia menilai Pramuka merupakan wadah pembinaan yang telah memiliki kurikulum sistematis serta sarat nilai kebangsaan, sehingga mampu mempersiapkan generasi muda menghadapi dinamika zaman.

Sementara itu, Ketua Kwarcab Kota Tasikmalaya, H. Muhammad Yusuf, menyampaikan bahwa program Kampung Pramuka akan diperluas ke kelurahan-kelurahan lain.

Tujuannya bukan hanya membentuk Pramuka yang tangguh, tetapi juga menumbuhkan masyarakat yang mandiri, peduli lingkungan, serta menjunjung tinggi semangat gotong royong.

Ia pun mengapresiasi antusiasme warga Babakan Erwan yang dinilai memiliki komitmen kuat mendukung program ini.

Drs. H. Muhamad Yusuf menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan perwujudan nyata dari Trisatya kedua Pramuka: “Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat.”

“Intinya ini merupakan upaya dari Kwarcab Gerakan Pramuka sebagai salah satu penghijauan tahan dari Trisatya. Pramuka itu bukan hanya sekadar berbaju, bukan hanya sekadar latihan baris-berbaris, ada yang harus dilaksanakan yaitu Trisatya ke-2 menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ikah Wastikah, S.Pd., LS. selaku Ketua Kwarran Kecamatan Bungursari, menyampaikan rasa bangganya karena wilayahnya dipilih menjadi pioneer.

Program ini berada di bawah naungan Bidang Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Kwarcab yang dinakhodai oleh H. DR. Dadang Yudhistira.

“Kenapa di Bungursari? Yang pertama kami tim Abdimas melirik tokoh masyarakat yang peduli dan mau bergerak untuk maju di bawah panji kitri. Yang kedua, dengan kebetulan saya sebagai Ketua Kwarran yang dengan senang dan bangga ingin membangun Bungursari menuju prestasi,” kata Ikah Wastikah.

Ia berharap, pembukaan Kampung Pramuka pertama ini akan membuka jalan bagi masyarakat Babakan Erwan untuk lebih maju di segala aspek.

Acara ditutup dengan peninjauan lokasi yang akan menjadi pusat kegiatan, seperti area edukasi, tempat latihan, dan titik-titik program lingkungan berkelanjutan.

Loading

Penulis : Hendrik/SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan
DPRD Bartim Cek Lokasi Karhutla Hayaping: Klaim 11 Hektare Dipertanyakan, Hasil Pantauan Sekitar 1 Hektare
Dampak Koalisi Gemuk, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Enggan Dukung Petisi 26
Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang
Menolak Lupa G30S: Belajar Sejarah Secara Utuh untuk Menjaga Persatuan Bangsa
Tinggal di Gubuk Reyot Dekat Pusat Pemerintahan, Kasus Siti Nuraenun Jadi Cermin Evaluasi Data Bansos
TBBR Ultimatum Polres Bartim: Bebaskan Dua Peladang Hayaping, Buka Sumber Data 11 Hektare
Saat Air Datang, Harapan Kembali Mengalir: TNI Salurkan Air Bersih untuk 450 Warga Sukarame

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:02 WIB

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan

Rabu, 30 September 2026 - 17:51 WIB

DPRD Bartim Cek Lokasi Karhutla Hayaping: Klaim 11 Hektare Dipertanyakan, Hasil Pantauan Sekitar 1 Hektare

Rabu, 30 September 2026 - 13:00 WIB

Dampak Koalisi Gemuk, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Enggan Dukung Petisi 26

Rabu, 30 September 2026 - 10:40 WIB

Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang

Rabu, 30 September 2026 - 10:33 WIB

Menolak Lupa G30S: Belajar Sejarah Secara Utuh untuk Menjaga Persatuan Bangsa

Berita Terbaru

Berita terbaru

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan

Rabu, 30 Sep 2026 - 18:02 WIB

Berita terbaru

Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang

Rabu, 30 Sep 2026 - 10:40 WIB