Pensiunan PNS Terjerat Bunga Bank, LBH Pendekar Desak Pemprov Jabar Evaluasi Sistem Kredit BJB

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, MNP – Isu kemiskinan di masa tua bagi para pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi sorotan tajam dalam audiensi yang digelar di Ruang Bamus Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat, Bandung, Selasa (03/02/2026).

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pendekar Kawah Galunggung Tasikmalaya bersama Persatuan Wredatama Kerapatan (PWK) Pensiunan se-Priangan Timur menyampaikan kritik keras terhadap sistem perbankan yang dinilai “menjerat” kesejahteraan para abdi negara di masa tua.

Ketua Umum LBH Pendekar Kawah Galunggung, Usep Rinaldi, SH., CPM, menegaskan bahwa salah satu penyebab utama kemiskinan pensiunan adalah praktik pinjaman berbasis SK Pensiun dengan sistem bunga anuitas di lembaga perbankan, khususnya Bank BJB.

“Kami melihat skema pembayaran pensiun secara sekaligus (Lumpsum) bisa menjadi alternatif kebijakan yang lebih adil dan manusiawi.

Sistem yang ada sekarang, digabung dengan mekanisme kredit SK Pensiun, justru membuat banyak pensiunan terjebak dalam kesulitan ekonomi berkepanjangan,” ujar Usep di hadapan pimpinan rapat.

Suasana audiensi sempat memanas saat para pensiunan memaparkan testimoni pilu. Salah satunya, Ibu Yuyuk, perwakilan debitur, mengaku sisa gajinya habis tak bersisa akibat aturan sepihak perbankan.

“Ujung-ujungnya sisa gaji saya benar-benar habis. Saya terpaksa gali lubang tutup lubang hingga meminjam ke rentenir untuk bertahan hidup,” ungkapnya dengan nada emosional.

Audiensi tersebut diterima oleh Ibu Ineu selaku perwakilan Komisi 1 DPRD Jawa Barat, mewakili Ketua DPRD Bapak Ono Surono yang sedang bertugas ke daerah. Turut hadir pula perwakilan OJK, jajaran direksi BJB Pusat dan Daerah, PGRI, serta Biro Hukum Pemprov Jabar.

Pihak Biro Hukum Pemprov Jabar menyatakan dukungannya terhadap perjuangan para pensiunan. Setelah melakukan kajian, mereka menilai hal ini dapat menjadi kebijakan khusus Gubernur mengingat posisinya sebagai pemegang saham dalam struktur BJB.

“Kami akan segera menindaklanjuti dan menyampaikan hasil audiensi ini kepada Gubernur untuk mendorong adanya pembatasan kredit serta peninjauan kembali aturan internal BJB yang memberatkan,” ujar perwakilan Biro Hukum Pemprov Jabar.

LBH Pendekar Kawah Galunggung berharap pertemuan ini menjadi titik awal reformasi kebijakan perbankan terhadap pensiunan. Selain membatasi plafon kredit agar tidak menghabiskan seluruh gaji, mereka juga mendorong transparansi skema bunga agar tidak ada lagi pensiunan yang terjerat kemiskinan di hari tua.

Loading

Penulis : Yudi Hernadi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Respons Aduan Warga, Polsek Dramaga dan Forkopimcam Sita 1.792 Botol Miras di Kedai Jamu
GOR Sukapura Dadaha Jadi Saksi Persaingan 8 Tim Voli Terbaik di Sri Puspa Cup 2
Ribuan Guru PGRI Kota Tasikmalaya Semarakkan Fun Run HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional 2026
ITF Ar-Raniry Resmi Menjadi Lembaga Amil Zakat Tingkat Provinsi
Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’
Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam
Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg
BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 15:05 WIB

Respons Aduan Warga, Polsek Dramaga dan Forkopimcam Sita 1.792 Botol Miras di Kedai Jamu

Sabtu, 7 November 2026 - 14:53 WIB

GOR Sukapura Dadaha Jadi Saksi Persaingan 8 Tim Voli Terbaik di Sri Puspa Cup 2

Sabtu, 7 November 2026 - 11:23 WIB

Ribuan Guru PGRI Kota Tasikmalaya Semarakkan Fun Run HUT ke-81 dan Hari Guru Nasional 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 09:56 WIB

ITF Ar-Raniry Resmi Menjadi Lembaga Amil Zakat Tingkat Provinsi

Jumat, 6 November 2026 - 21:43 WIB

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’

Berita Terbaru

Berita terbaru

ITF Ar-Raniry Resmi Menjadi Lembaga Amil Zakat Tingkat Provinsi

Sabtu, 7 Nov 2026 - 09:56 WIB