Pendaki asal Karawang Akhirnya Ditemukan, Dua Hari Hilang di Gunung Cikuray Garut

Jumat, 16 Mei 2025 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Pendaki remaja yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Gunung Cikurayvakhirnya berhasil ditemukan oleh tim gabungan pada Jumat pagi (16/05/2025).

Diketahui, pendaki tersebut EGP (16), warga Kampung Sukaseuri, Desa Sarimulya, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Saat ini, korban sedang dalam proses evakuasi oleh tim SAR gabungan ke basecamp pendakian.

Kapolsek Cilawu, AKP Rd. Hasan Sadikin, SH., menyampaikan bahwa korban ditemukan dalam kondisi selamat, setelah dua hari pencarian intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, Basarnas, dan relawan.

Korban dilaporkan hilang sejak tanggal 13 Mei 2025, saat sedang turun dari Pos 6 menuju Pos 4 di jalur pendakian Gunung Cikuray via Kiara Janggot. Saat itu, ia terpisah dari dua rekannya yang lebih dulu sampai di Pos 4.

Laporan kehilangan baru diterima Polsek Cilawu pada 14 Mei 2025 malam, dan pencarian langsung dilakukan keesokan harinya.

Korban ditemukan oleh tim gabungan di antara Pos 5 dan Pos 6.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras seluruh tim, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, saat ini sudah dievakuasi ke bawah dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan medis,” ujar Kapolsek Cilawu di lokasi basecamp pendakian.

Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena cuaca yang hujan dan Jalan licin serta kondisi korban yang lemas dan medannya yang cukup berat.

Tim medis dari BPBD dan relawan juga telah disiagakan di pos bawah untuk memberikan pertolongan pertama.

Kapolsek juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pencarian dan evakuasi korban.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi dan kerja sama semua unsur yang terlibat. Semoga korban segera pulih dan bisa kembali berkumpul bersama keluarganya,” tutup Kapolsek.

Pihak keluarga korban yang sejak awal terus menunggu di basecamp juga menyambut kabar ini dengan haru dan penuh syukur.

Loading

Penulis : M.Karno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kritik HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Ketua MUI Ingatkan Sumpah Jabatan: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Seremoni
Publik Bertanya, Kenapa KDM Pilih Absen di Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya?
Hadiah atau Umpan? Tokoh Muda Ansor Pertanyakan Etika Promosi Komersial Menyasar Siswa SD
Kades Pematang Baru Ditahan, Diduga Korupsi APBDes, Rugikan Negara Hingga Rp585 Juta
Warga Pertanyakan Ketidakseragaman Aturan Barcode BBM di SPBU Kota Tasikmalaya
Distribusikan 2,34 Juta Liter Air Bersih, BPBD Kota Tasikmalaya Juga Petakan Risiko Banjir
Madrasah Al Musytari Lengo Resmi Kantongi Izin Operasional Kemenag Kota Tasikmalaya
Kepemimpinan Viman-Diky Stagnan, Ketua Gapura Dukung Aksi Pemakzulan Cipayung Plus dan Poros Pelajar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kritik HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Ketua MUI Ingatkan Sumpah Jabatan: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Seremoni

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:35 WIB

Publik Bertanya, Kenapa KDM Pilih Absen di Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Hadiah atau Umpan? Tokoh Muda Ansor Pertanyakan Etika Promosi Komersial Menyasar Siswa SD

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Kades Pematang Baru Ditahan, Diduga Korupsi APBDes, Rugikan Negara Hingga Rp585 Juta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Warga Pertanyakan Ketidakseragaman Aturan Barcode BBM di SPBU Kota Tasikmalaya

Berita Terbaru