Pemkab Garut Dukung Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak

Kamis, 22 Mei 2025 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, Yayan Waryana, membuka Kegiatan Seminar Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Pada Perempuan dan Anak, bertempat di Aula Kantor MUI Kabupaten Garut, Jalan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Rabu (21/5/2025).

Dalam sambutannya, Yayan Waryana menyampaikan apresiasi atas digelarnya acara Seminar ini, sebagai langkah nyata dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama bagi generasi muda, kaum perempuan dan pegiat, agar memiliki pemahaman yang lebih baik tentang penanganan kekerasan seksual dan pentingnya menunda pernikahan usia dini.

Selain itu, Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen untuk terus mendukung upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen untuk terus mendukung upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual serta penurunan angka perkawinan anak melalui berbagai program dan regulasi yang berpihak pada perlindungan Perempuan dan Anak,” ujarnya.

Ia menekankan, Seminar ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga harus melahirkan komitmen serta aksi nyata dalam pencegahan kekerasan seksual bagi Perempuan dan Anak.

Yayan Waryana juga menyoroti, bahwa kekerasan seksual yang terjadi pada Perempuan dan Anak di Kabupaten Garut semakin merebak dan membutuhkan penanganan.

Menurutnya, bukan hanya pemerintah, melainkan seluruh stakeholder, pemangku kebijakan, penggiat, aktivis, dan organisasi masyarakat harus terlibat langsung dalam upaya sinergi lintas sektor ini, termasuk dunia pendidikan, keagamaan, dan sosial.

Ia berharap, para peserta seminar dapat menyebarluaskan informasi yang didapat, sehingga masyarakat semakin paham dan dapat menjadi pelapor maupun pelopor di lingkungannya.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Kegiatan, Hj. Yati Sumiati, menjelaskan, Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran politis, memperkuat peran masyarakat, serta menghadirkan solusi yang bersifat preventif, edukatif, dan kuratif terhadap kasus kekerasan seksual, khususnya di Kabupaten Garut.

Loading

Penulis : M.Karno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Satlantas Polres Garut Tanamkan Keselamatan Sejak Dini di SDN 1 Jayaraga
Skandal Video Call di Tasikmalaya, Rayuan Maut Penagih Utang Berujung Laporan Polisi
Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan
Eksotisme Galunggung Memikat Ratusan Peserta Fun Trekking ‘Explore Nature Feel The Energy’
Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK
PKN Enrekang Bongkar Dugaan Pungli: Jalan Provinsi Jadi Ladang Parkir Liar Pemkab
Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:00 WIB

Satlantas Polres Garut Tanamkan Keselamatan Sejak Dini di SDN 1 Jayaraga

Senin, 20 April 2026 - 13:20 WIB

Skandal Video Call di Tasikmalaya, Rayuan Maut Penagih Utang Berujung Laporan Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 18:10 WIB

Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan

Minggu, 19 April 2026 - 16:56 WIB

Eksotisme Galunggung Memikat Ratusan Peserta Fun Trekking ‘Explore Nature Feel The Energy’

Minggu, 19 April 2026 - 15:33 WIB

Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK

Berita Terbaru

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, Asep Rahmat

Berita terbaru

Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK

Minggu, 19 Apr 2026 - 15:33 WIB