Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah per April 2026

Selasa, 24 Maret 2026 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, MNP – Ketegangan geopolitik yang memicu pembatasan pasokan minyak di Selat Hormuz mulai berdampak nyata pada kebijakan domestik negara-negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Menanggapi situasi tersebut, Pemerintah Indonesia tengah menggodok strategi efisiensi energi nasional yang direncanakan mulai berlaku pada April 2026.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menegaskan bahwa kebijakan penghematan ini akan berkaca pada pengalaman masa pandemi COVID-19, namun dengan pendekatan yang lebih terukur.

Salah satu poin krusial yang dibahas adalah potensi kembalinya metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk mengurangi mobilitas. Namun, Menko Pratikno memastikan bahwa kebijakan ini tidak akan dipukul rata.

“Langkah efisiensi harus berbasis data konsumsi energi dan mobilitas sektor. Untuk pendidikan, PJJ akan disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran. Jika ada praktikum, instruksinya tetap tatap muka agar kualitas pelayanan publik tidak terganggu,” ujar Pratikno dikutip Antara, Senin (23/03/2026).

Selain itu, pemerintah sedang melakukan studi mendalam terkait penyesuaian distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembiayaan akses internet bagi siswa agar proses belajar di rumah tetap optimal secara fungsional.

Tidak hanya sektor pendidikan, sektor birokrasi juga akan mengalami penyesuaian. Pemerintah menyepakati beberapa strategi lintas instansi, di antaranya Penerapan skema kerja fleksibel (Flexible Working Arrangement) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain itu, Penguatan pemanfaatan platform digital untuk koordinasi dan Pembatasan ketat mobilitas perjalanan dinas.

Langkah Indonesia ini sejalan dengan kebijakan negara tetangga yang mulai melakukan penghematan ekstrem akibat krisis bahan bakar global. Melansir AlJazeera, Filipina telah memberlakukan empat hari kerja dalam seminggu bagi kantor pemerintahan.

Thailand dan Vietnam kini mendorong warganya untuk bekerja dari rumah (Work From Home). Bahkan, Myanmar mulai menerapkan sistem hari berkendara secara bergantian.

Sebagai langkah perlindungan ekonomi, Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, resmi mengumumkan pembatasan harga solar sementara, disusul Vietnam yang mulai mencairkan dana stabilisasi bahan bakar.

Menko Pratikno menekankan bahwa keputusan belajar di rumah bagi siswa di Indonesia saat ini masih dalam tahap wacana dan memerlukan koordinasi lintas kementerian agar pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah tekanan energi dunia.

Loading

Penulis : Ist

Sumber Berita : Detik.com

Berita Terkait

H. Rana Nur Alamsyah: Fun Bike TOF 2026 Bukan Sekadar Gowes, Momentum Pererat Silaturahmi Warga
Elis Lisnawati: Pelaku Budaya Jangan Hanya Dibutuhkan, Pemerintah Harus Hargai dan Didukung Merata
Di Milangkala ke-9 Sabodo Debus Extreme, Budayawan Minta Pemerintah Serius Lestarikan Seni Sunda
Fun Bike Gowes Bareng Pemuda Tasik dan BSS Meriahkan Milangkala ke-25 Kota Tasikmalaya
Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu
Healing Hemat di Kuningan: Menikmati Sunset dan Udara Sejuk di Taman Bunut
Rutin Gelar Pengajian Kitab Bulanan, RPA CV Assalam Family Pererat Silaturahmi Bersama Warga Bantarsari
Tegang! Karyawan PT SBL Tertibkan Rombongan Mengaku KSO Agrinas di Indragiri Hulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:48 WIB

H. Rana Nur Alamsyah: Fun Bike TOF 2026 Bukan Sekadar Gowes, Momentum Pererat Silaturahmi Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Elis Lisnawati: Pelaku Budaya Jangan Hanya Dibutuhkan, Pemerintah Harus Hargai dan Didukung Merata

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Di Milangkala ke-9 Sabodo Debus Extreme, Budayawan Minta Pemerintah Serius Lestarikan Seni Sunda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Fun Bike Gowes Bareng Pemuda Tasik dan BSS Meriahkan Milangkala ke-25 Kota Tasikmalaya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu

Berita Terbaru

Berita terbaru

Penghasilan Nelayan Pangandaran Turun, Faktor Harga Pasar Jadi Pemicu

Minggu, 11 Okt 2026 - 09:54 WIB