Tasikmalaya, MNP – Pemerintahan Desa (Pemdes) Tawangbanteng Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya usai menggelar Musyawarah Desa (Musdes), Selasa (24/12/2024).
Nampak hadir Ketua BPD, LPM, perangkat desa Tawangbanteng, RT RW, perwakilan kader Posyandu, Relawan BPBD, linmas serta unsur kelembagaan lainnya.
Nandang Abdul Aziz Kepala Desa Tawang Banteng menjelaskan, Musdes ini terkait prioritas pembangunan dari dana desa untuk pembangunan tahun 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini terang Kades, dilakukan secara demokratis menindaklanjuti usulan yang sudah dirumuskan dalam musyawarah dusun yang kini dinaikan di pembahasan musyawarah tingkat desa.
“Jadi ada beberapa pembangunan yang direncanakan dan disepakati skala prioritas, diantaranya pengadaan ambulans desa, pembangunan fisik seperti jalan, irigasi dan juga pemberdayaan masyarakat,” terang Nanang.
Menurutnya, Musdes adalah kegiatan yang sangat positif, karena nilai demokrasi akan terjunjung tinggi dengan cara musyawarah untuk menjadi sebuah pedoman dalam progres Desa Tawangbanteng.
“Semoga musyawarah ini akan menghasilkan perencanaan dan pelaksanaan juga nanti laporan setiap tahunnya terutama 2025 kedepan bisa berjalan dengan lancar,'” harapnya.
Kades juga berharap seluruh stakeholder kelembagaan desa semakin solid untuk mengabdi kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, Musdes bisa berjalan dengan baik sesuai dengan peraturan Undang-undang desa dan juga peraturan turunan dari undang-undang desa nomor 6 tahun 2014 yang direvisi menjadi undang undang nomor 3 tahun 2024,” ungkap Kades.
Dadan Ramdan S.sos. Ketua BPD Desa Tawangbanteng mengapresiasi peserta Musdes, sebab meski cuaca hujan tapi semua unsur bisa hadir semua kelembagaan
“Ini tanda bukti bahwa semua pihak masih memberikan perhatian terhadap musyawarah dengan pembangunan yang akan di laksanakan tahun 2025,” tegas Dadan.
Hasil musyawarah semua peserta menyepakati apa yang dirumuskan dalan Musdes untuk nanti ditindaklanjuti oleh para pemangku kebijakan ke tingkat Kecamatan.
“Semoga hasil Musdes ini dapat menghasilkan sesuatu yang bisa direalisasikan dan bermanfaat bagi warga masyarakat desa Tawangbanteng,” harapnya.
Diakui Dadan, skala prioritas dalam Musdes tidak bisa semua diakomodir, tapi pihaknya tetap optimis bahwa di tahun berikutnya apa yang menjadi kebutuhan dasar dari warga Desa Tawangbanteng akan terpenuhi.
Dadan berpesan kepada Pemdes Tawangbanteng yang paling utama adalah masalah transparansi yang sudah terbangun.
“Agar lebih meningkatkan peran serta semua kelembagaan dan warga masyarakat dalam pembangunan supaya berjalan dengan lancar,” tandas Dadan.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan