Pemdes Ciherang Dramaga Laksanakan Penyaluran Bantuan Pangan TA 2025

Senin, 1 Desember 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, MNP – Berlangsung di halaman kantor desanya, PemDes Ciherang-Dramaga kembali melaksanakan giat berupa penyaluran bantuan pangan gratis untuk warga.

Bantuan pangannya kali ini berupa beras dan minyak goreng, untuk ribuan warga desa kategori prasejahtera. Pantauan MNP di lokasi, ratusan keluarga penerima manfaat (KPM), mulai antre di halaman desa sejak pagi, pada Senin (1/12/2025).

Informasi yang berhasil dihimpun MNP, dari Kaur Renbang Desa bernama Nanang, mengungkapkan. Kuota bahan pangan yang tersedia saat ini mengacu pada data DTSEN (Desil 1 s/d 4).

Sementara PemDes Ciherang hanya menerima data KPM dari pemerintah pusat. Dan hanya bertindak sebagai pelaksana dalam program bantuan pangan tersebut.

“Seperti dijelaskan di atas, PemDes hanya menerima data KPM saja. Mengenai sesuai atau tidaknya, data KPM dengan ketersediaan kuota bantuan pangannya, acuan penerima bantuan nya saat ini berdasarkan DTSEN (Desil 1 sampai 4).

Penilaiannya langsung dari PemPus sana, berdasarkan data sensusan pada waktu itu,” jelas Nanang.

Adapun kuota proporsional bahan pangan bantuannya, dengan jumlah KPM sesuai data yang ada, itu ada 1667 KPM bantuan pangan, yang masing-masing KPM dapat bantuan pangan berupa 20 Kg beras (2 Karung volume 10 Kg), serta 4 Liter Minyak Goreng (Kemasan Refile isi 1 Liter, produk Minyak Kita).

Nanang menambahkan, bahwa penyaluran bantuan pangan kali ini, merupakan alokasi pada bulan Oktober hingga November 2025 ini.

Realisasinya memang agak terlambat, karena kendala yang tak dapat disebutkannya, mengingat program ini program pemerintah pusat. Yakni dari Badan Pangan Nasional, yang regulasinya disalurkan melalui Bulog.

Untuk penyaluran saat ini, masuk periode tahun 2025, merupakan pengalokasian periode bulan Oktober dan November. Jika Kita lihat ini berarti masih ada sebulan lagi di tahun 2025 ini, yaitu di periode bulan Desember.

“Adapun keterlambatan dari penyalurannya kali ini, Kami pun tak tahu penyebabnya, karena ini program PemPus dan Kami hanya pelaksana programnya aja. Dan kalau untuk kelanjutannya, Kami belum terima info lanjutan dari PemPus,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Asep Didi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

UNIMEN Tancap Gas! Bidik 26 Lektor Kepala dan 1 Profesor, Mutu Kampus Dipertaruhkan
Tiba di Garut, 10 Korban Selamat Kapal Virgo 8 Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Sekjen Imipas Tinjau Peternakan Lapas Kelas IIA Kendal, Cek Langsung Hasil Telur
Rizal Bawazier Bawa Pesan Persatuan di Tengah Ribuan Jamaah Maulid Akbar Habib Idrus Al Bahr Pekalongan
Kualitas Udara Capai Tingkat Ekstrem, 118 Orang Warga Kecamatan Paku Terpapar ISPA
TPP ASN Dipangkas, Efisiensi atau Alarm Fiskal Pemkot Tasikmalaya?
Sulitnya Menjaga Warisan Leluhur, Nasib Perajin Payung Geulis Tasikmalaya Makin Terpinggirkan
Senyum Bahagia Warga Desa Karelayu, Terima Sertifikat PTSL dari Bupati Jeneponto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 21:38 WIB

UNIMEN Tancap Gas! Bidik 26 Lektor Kepala dan 1 Profesor, Mutu Kampus Dipertaruhkan

Jumat, 18 September 2026 - 19:23 WIB

Tiba di Garut, 10 Korban Selamat Kapal Virgo 8 Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Jumat, 18 September 2026 - 19:08 WIB

Sekjen Imipas Tinjau Peternakan Lapas Kelas IIA Kendal, Cek Langsung Hasil Telur

Jumat, 18 September 2026 - 19:03 WIB

Rizal Bawazier Bawa Pesan Persatuan di Tengah Ribuan Jamaah Maulid Akbar Habib Idrus Al Bahr Pekalongan

Jumat, 18 September 2026 - 18:34 WIB

Kualitas Udara Capai Tingkat Ekstrem, 118 Orang Warga Kecamatan Paku Terpapar ISPA

Berita Terbaru