Bogor, MNP – Berlangsung di halaman kantor desanya, PemDes Ciherang-Dramaga kembali melaksanakan giat berupa penyaluran bantuan pangan gratis untuk warga.
Bantuan pangannya kali ini berupa beras dan minyak goreng, untuk ribuan warga desa kategori prasejahtera. Pantauan MNP di lokasi, ratusan keluarga penerima manfaat (KPM), mulai antre di halaman desa sejak pagi, pada Senin (1/12/2025).
Informasi yang berhasil dihimpun MNP, dari Kaur Renbang Desa bernama Nanang, mengungkapkan. Kuota bahan pangan yang tersedia saat ini mengacu pada data DTSEN (Desil 1 s/d 4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara PemDes Ciherang hanya menerima data KPM dari pemerintah pusat. Dan hanya bertindak sebagai pelaksana dalam program bantuan pangan tersebut.
“Seperti dijelaskan di atas, PemDes hanya menerima data KPM saja. Mengenai sesuai atau tidaknya, data KPM dengan ketersediaan kuota bantuan pangannya, acuan penerima bantuan nya saat ini berdasarkan DTSEN (Desil 1 sampai 4).
Penilaiannya langsung dari PemPus sana, berdasarkan data sensusan pada waktu itu,” jelas Nanang.
Adapun kuota proporsional bahan pangan bantuannya, dengan jumlah KPM sesuai data yang ada, itu ada 1667 KPM bantuan pangan, yang masing-masing KPM dapat bantuan pangan berupa 20 Kg beras (2 Karung volume 10 Kg), serta 4 Liter Minyak Goreng (Kemasan Refile isi 1 Liter, produk Minyak Kita).
Nanang menambahkan, bahwa penyaluran bantuan pangan kali ini, merupakan alokasi pada bulan Oktober hingga November 2025 ini.
Realisasinya memang agak terlambat, karena kendala yang tak dapat disebutkannya, mengingat program ini program pemerintah pusat. Yakni dari Badan Pangan Nasional, yang regulasinya disalurkan melalui Bulog.
Untuk penyaluran saat ini, masuk periode tahun 2025, merupakan pengalokasian periode bulan Oktober dan November. Jika Kita lihat ini berarti masih ada sebulan lagi di tahun 2025 ini, yaitu di periode bulan Desember.
“Adapun keterlambatan dari penyalurannya kali ini, Kami pun tak tahu penyebabnya, karena ini program PemPus dan Kami hanya pelaksana programnya aja. Dan kalau untuk kelanjutannya, Kami belum terima info lanjutan dari PemPus,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Asep Didi
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan