Pelajar Ditemukan Tewas Dirumah Sang Nenek, Polres Tasikmalaya Masih Selidiki

Kamis, 1 Desember 2022 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP.com – Pa (13) pelajar SMP Satu atap di desa Cipicung kecamatan Culamega kabupaten Tasikmalaya ditemukan tewas penuh luka di rumah neneknya.

Dari informasi yang diterima, meninggalnya Pa dengan kondisi penuh luka dibagian tubuhnya akibat benda tajam, Rabu (30/11/2022).

Menurut saksi salah satu warga setempat Yoyo (49) menyebutkan, Pa memang tinggal bersama neneknya.

“Tapi, kalau peristiwanya, saya tidak mengetahui, sewaktu itu saya mau berangkat kerja dan melihat kerumunan warga dirumah milik neneknya Pa,” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Ari Einaldo membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya kini masih menyelidiki kematian korban.

“Korban mengalami luka akibat benda tajam di beberapa bagian tubuhnya , jenazah sudah dievakuasi ke RSUD SMC Singaparna,” ungkap Ari kepada awak media melalui saluran telepon, Kamis (1/12/2022).

Lanjut Ari, polisi telah memeriksa beberapa orang saksi dan akan melakukan autopsi kepada jasad korban, menunggu Jum’at.

Terpisah, Kepala Desa Cipicung Amir menjelaskan lewat telepon seluler, (Pa) betul warga desanya dan merupakan siswi salah satu SMP satu atap di Kecamatan Culamega.

“Selama ini korban tinggal bersama neneknya yang sudah menikah dengan kakek tirinya,” tandas Amir. (Sn)

Loading

Berita Terkait

Sampaikan Jawaban APBD 2027 ke DPRD, Bupati Bartim Apresiasi Fraksi Pendukung
Winda Sari Salurkan Bantuan Minuman, Vitamin dan Makanan untuk Relawan Karhutla Matabu
Desakan Tokoh Adat Menggema! Akhirnya Dua Peladang Hayaping Yadi dan Subarno Dibebaskan
Kalimantan Masih Dibakar, Ratusan Anak Muda Desak Wantimpres Berkantor 30 Hari di Kalteng
50+ Hektare Eks MJAP di Bartim Terbakar, Penegakan Hukum Kini Diuji
Klarifikasi Belum Terjawab, PH Yadi-Subarno Soroti Pernyataan Luasan 11 Hektare
Jeritan Anak Peladang Hayaping ke Presiden: “Kami Bukan Pencuri, Kami Hanya Ingin Berladang”
Kades Hayaping Soroti Penahanan Dua Peladang: Bakar Satu Hektare, Jangan Jadi Tumbal Kabut Asap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Sampaikan Jawaban APBD 2027 ke DPRD, Bupati Bartim Apresiasi Fraksi Pendukung

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Winda Sari Salurkan Bantuan Minuman, Vitamin dan Makanan untuk Relawan Karhutla Matabu

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Desakan Tokoh Adat Menggema! Akhirnya Dua Peladang Hayaping Yadi dan Subarno Dibebaskan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Kalimantan Masih Dibakar, Ratusan Anak Muda Desak Wantimpres Berkantor 30 Hari di Kalteng

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:12 WIB

50+ Hektare Eks MJAP di Bartim Terbakar, Penegakan Hukum Kini Diuji

Berita Terbaru

Berita terbaru

Bupati Jeneponto Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch V Tahun 2026

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:27 WIB