TASIKMALAYA, MNP – Rangkaian kegiatan Anniversary ke 4 Media Nasional Potret (MNP) berlangsung penuh makna di Gedung GOR Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Senin (29/6/2026).
Tidak sekadar menjadi momentum perayaan, Media Nasional Potret menghadirkan rangkaian kegiatan sosial dan edukatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Mengusung semangat kepedulian dan pengabdian, peringatan HUT ke-4 Media Nasional Potret diisi dengan santunan kepada anak-anak yatim piatu serta kegiatan bakti sosial yang mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa insan pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi positif.
Selain aksi sosial, Media Nasional Potret juga menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda melalui program sosialisasi kepada sekitar 6.000 siswa di berbagai sekolah.
Program yang berkolaborasi dengan UPTD PPA Kota Tasikmalaya tersebut mengangkat tema pencegahan kenakalan remaja, perundungan (bullying), serta bahaya penyalahgunaan narkoba.
Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran para pelajar agar terhindar dari berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
Rangkaian kegiatan yang sarat nilai kemanusiaan dan pendidikan itu pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya Ketua DPC PWRI Kota Tasikmalaya, Asep Setiadi.
Melalui pesan singkat WhatsApp, ia menyampaikan rasa bangga dan penghargaan atas dedikasi Media Nasional Potret dalam memperingati hari jadinya.
“Saya merasa bangga dengan kegiatan Media Potret dalam memperingati hari ulang tahunnya. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan salah satu bentuk kepedulian awak media terhadap masyarakat dan lingkungan. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi media-media lainnya,” ungkap Asep Setiadi.
Lebih lanjut, ia juga memberikan apresiasi terhadap konsistensi Media Nasional Potret dalam menjaga seluruh arsip pemberitaannya agar tetap dapat diakses publik.
“Saya juga sangat bangga terhadap perjalanan Media Nasional Potret yang tidak pernah menghapus tayangan berita atau bisa disebut non-404. Hal tersebut menunjukkan komitmen media dalam menjaga dokumentasi informasi sebagai bagian dari rekam jejak sejarah yang dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Menurut Asep, media memiliki peran strategis dalam membangun peradaban melalui penyajian informasi yang berkualitas, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Oleh karena itu, ia berharap Media Nasional Potret terus berkembang menjadi media yang profesional, independen, dan mampu menghadirkan karya-karya jurnalistik yang memberikan dampak positif.
“Semoga ke depannya Media Nasional Potret semakin maju, terus menyajikan berita-berita yang berpotensi, berkualitas, serta memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Empat tahun perjalanan Media Nasional Potret menjadi bukti bahwa media tidak hanya hadir sebagai penyampai kabar, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun kepedulian sosial, mencerdaskan generasi penerus bangsa, serta menjaga integritas informasi.
Dengan semangat tersebut, Media Nasional Potret diharapkan terus menjadi inspirasi bagi insan pers dalam menghadirkan jurnalisme yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
![]()
Penulis : Arrie Haryadi
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan