Tasikmalaya, MNP – Para pejabat di Kota Tasikmalaya yang berbondong-bondong pelesir ke luar negeri (Thailand) ditengah carut marutnya kondisi ekonomi masyarakat menjadi preseden buruk bagi Pemkot Tasikmalaya.
Muamar Khadapi Ketua SAPMA PO Kota Tasikmalaya mengatakan, agenda pelesir Plt Kepala Bappelitbangda bersama puluhan ASN menjadi sebuah jawaban dari pertanyaan yang sering dilontarkan masyarakat terkait siapa yang harus disejahterakan oleh para pejabat Pemkot Tasikmalaya.
“Karena ini menjadi konklusi bahwa Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak pernah serius dalam mensejahterakan masyarakat, mereka hanya mementingkan kepentingan pribadi dan koleganya saja,” kata Muamar Khadapi, Rabu (20/11/2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kota Tasikmalaya hari ini sedang dilanda berbagai permasalahan, misalnya sejak Mei 2024, Kota Tasikmalaya mengalami deflasi sebesar 0,23%. Deflasi ini terjadi karena penurunan harga berbagai komoditas barang dan jasa.
Kemudian dari segi ekonomi, Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2024, 11,10% penduduk Kota Tasikmalaya dikategorikan sebagai penduduk miskin.
Tak hanya itu, juga terjadi krisis sampah, penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang tidak mumpuni, masalah infrastruktur dan tata ruang, dan masih banyak lagi.
Menurut Muamar Khadapi, bukan tidak boleh para pejabat pergi berlibur untuk sejenak melepas penat, hanya saja saya rasa ini bukanlah momentum yang tepat.
“Apalagi kita sedang dekat dengan momentum pilkada, dimana pasti ada anggapan dari masyarakat mereka dibiayai oleh cawalkot, untuk memenangkan pasangan calon walikota di pilkada mendatang,” ujarnya.
Muamar Khadapi memaklumi, di penghujung tahun 2024, mungkin saja mereka membuat agenda liburan untuk menghabiskan anggaran pemerintah dengan dalih rapat kerja.
“Karena biasanya momentum akhir tahun para pejabat pasti melaksanakan banyak kegiatan agar anggaran yang ada tidak dikembalikan ke pusat jika tidak dipergunakan,” cetusnya.
Muamar Khadapi meminta Pj Wali Kota dr Cheka Virgowansyah harus melakukan evaluasi besar dalam membina para pejabat di Kota Tasikmalaya.
Muamar Khadapi menyindir PJ Walikota Tasikmalaya jangan hanya mengurus tata ruang tata wilayah, tapi tata cara menjadi pejabat juga harus diberikan kepada para pejabat agar mereka bisa menunaikan tugasnya dengan baik.
“Bukanya salah, tetapi memang tidak benar! Kalau tidak bisa memprioritaskan rakyat kecil, Jangan jadi pejabat saja,” tandas Muamar Khadapi.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan