Milad ke-25, GIBAS Tegaskan Fungsi Kontrol, Dorong Pengusutan Dugaan Korupsi di Kabupaten Tasikmalaya

Senin, 26 Januari 2026 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) genap berusia 25 tahun. Momentum seperempat abad ini diperingati melalui acara Milad ke-25 yang digelar di Gedung Islamic Center, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (25/1/2026).

Ketua Resort GIBAS Kabupaten Tasikmalaya, Waris, mengatakan usia 25 tahun menjadi momen refleksi bagi organisasi untuk meneguhkan kembali peran, kontribusi, serta komitmen GIBAS dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Sejak didirikan, GIBAS hadir sebagai ormas yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal Sunda, semangat kebangsaan, serta kepedulian sosial. Di usia yang ke-25 ini, kami terus berupaya meneguhkan jati diri sebagai organisasi yang menjunjung tinggi persatuan, menjaga kondusivitas wilayah, dan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” kata Waris di sela-sela acara.

Menurutnya, peringatan HUT ke-25 GIBAS tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan ajang konsolidasi internal sekaligus penguatan visi organisasi ke depan. Ia menekankan pentingnya adaptasi organisasi terhadap dinamika zaman dan tantangan sosial yang terus berkembang.

“GIBAS harus mampu menjawab tantangan sosial, serta bersinergi dengan pemerintah dan elemen masyarakat lainnya demi terciptanya kehidupan yang harmonis dan berkeadilan,” ujarnya.

Waris mengakui dalam pelaksanaan kegiatan Milad kali ini tidak ada materi atau dukungan langsung dari unsur pemerintah. Namun demikian, ia bersyukur acara tetap dapat berjalan lancar dan sukses berkat kebersamaan seluruh anggota.

“Walaupun unsur pemerintah tidak memberikan materi untuk kegiatan ini, alhamdulillah acara tetap sukses digelar,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Waris juga menyinggung langkah GIBAS yang dalam waktu dekat telah melaporkan dugaan kasus korupsi di Kabupaten Tasikmalaya kepada aparat penegak hukum (APH).

Ia menegaskan langkah tersebut bukan dilandasi sikap sentimen terhadap Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, melainkan sebagai bentuk fungsi sosial kontrol.

“Bukannya kami sentimen terhadap Pemkab Tasikmalaya, tetapi ini merupakan fungsi sosial kontrol kami terhadap daerah yang kami cintai, agar betul-betul bersih dari korupsi,” tegasnya.

Ia pun meminta APH untuk segera melakukan penyelidikan terhadap laporan tersebut agar perkara menjadi terang dan tidak menimbulkan bias di tengah masyarakat. “Kalau sudah terindikasi korupsi, tinggal dinaikkan ke tahap penyidikan agar kasusnya jelas,” tandas Waris.

Lebih lanjut, Waris menyampaikan bahwa selama 25 tahun perjalanan organisasi, GIBAS telah berkontribusi melalui berbagai aksi sosial, penguatan solidaritas antaranggota, serta peran aktif dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Semangat kebersamaan dan loyalitas menjadi ciri khas GIBAS dan itu terus kami jaga sebagai modal utama menghadapi masa depan,” ucapnya.

Memasuki usia 25 tahun, GIBAS diharapkan semakin dewasa dalam bersikap, profesional dalam bertindak, dan konsisten dalam pengabdian. Waris juga mengingatkan seluruh anggota agar senantiasa menjaga etika dan menjauhi sikap arogan.

“Kami selalu ingatkan kepada seluruh anggota untuk berperilaku baik, tidak arogan, dan jangan seperti preman. Intinya harus santun kepada siapa pun. Santun bukan berarti takut, tapi lebih mengedepankan etika,” pungkasnya.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya
Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota
BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang
Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat
Menanam Kehidupan: Cara Istimewa Persit KCK Kodim Tasikmalaya Maknai HUT ke-80
Klarifikasi PT KSL: Klaim RKAB Terbit, Bantah Tambang Ilegal dan Tudingan Pencemaran
Bupati Franc Tumanggor Suarakan Pemulihan Hutan Kemenyan di Tengah Sosialisasi PBPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:52 WIB

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo

Sabtu, 18 April 2026 - 15:42 WIB

Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya

Sabtu, 18 April 2026 - 15:00 WIB

Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota

Sabtu, 18 April 2026 - 13:43 WIB

BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat

Berita Terbaru